Sumpah Pemuda, Ikhtiar Mahasiswa Lembata Jaga Marwah Lembata

suluhnusa.com – Dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda ke 91, Angkatan Muda Mahasiawa Pelajar Asal Ileape (AMMAPAI) KUPANG  menggelar Talk Show dengan tema Quo Vadis Pemuda ? di Sekretariat Ammapai Kupang, Senin 28 Oktober 2019.

Acara yang berlansung sekitar pukul 19:00 ini, dihadiri sekitar  50-an orang dengan  menghadirkan pembicara dari ketua-ketua OKP asal Lembata yaitu ketua Perhimpunan Mahasiswa Asal Lembata ( PERMATA ) KUPANG Damansius Lodolaleng, ketua Asosiasi Mahasiswa Lembata (AML) KUPANG, , Apolonia Laliehaq dan ketua GALEKA, Kelemensius Boli.

Ketua umum Ammapai Kupang Raymundus Lima dalam Talk Show  menegasakan bahwa eksistensi pemuda hari ini mengalami degradasi yang signifikan oleh karenanya dimomentum Sumpah Pemuda kali ini, sebagai pemuda perlu merefleksikan dan menghayati peran dan keberadaan pemuda saat ini. Raymundus juga menyororti eksistensi pemuda Lembata yang  hari ini apatis melihat persoalan-persoalan yang terjadi di Lembata.

“Lembata hari ini yang diselimuti dengan berbagai persoalan mesti direspon secara intens oleh pemuda Lembata sebagaimana diamanatkan dalam fungsi pemuda yang ideal yang mana sebagai agen kontrol sosial. Oleh karenanya kita sebagai pemuda harus pro-aktif dan resposif terhadap setiap situasi dan kondisi Lembata hari ini,” harap Raymond.

Sementara ketua umum Permata, Dimas Lodolaleng mengatakan bahwa perubahan dan kemajuan bangsa tidak terlepas dari peran serta kontribusi dari kaum muda yang menjadi pelopor perjuangan dan perubahan negara. Oleh karenanya pemuda hari ini harus tetap menjaga kapasitas dan marwah dari pemuda yang ideal.

Apolonia Laliehaq,  ketua umum AML Kupang, menilai peran kaum muda hari ini dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,  cenderung apatis dan tidak responsive terhadap situasi sosial kemasyarakatan.

 

“Ada banyak persoalan ketidakadilan yang kita temukan di tengah kehidupan ini, akan tetapi pemuda seakan di ninabobokan oleh pengaruh modernisasi yang kian menggerogoti tubuh dan pola pikir pemuda hari ini, sehingga pada momentum sumpah pemuda kali ini saya mengajak kita semua yang mengatasnamakan diri sebagai pemuda untuk bangun dari tidur panjang guna memperjuangkan kepentingan banyak orang dan masyarakat yang tertindas,” tegas Apolonia.

Sedangkan Ketua umum GALEKA, Kelemensius Boli dalam kesempatan tersebut mengutarakan bahwa Lembata hari ini dibaluti dengan berbagai macam persoalan, oleh sebab itu sebagai kaum muda harus menjadi pelopor dalam menyikapi dan memberikan solusi untuk Lembata yang lebih baik.

Selain menggelar Talk Show, sebelumnya pada soreh hari AMMAPAI KUPANG juga mengadakan pembersihan sampah plastic dilingkungan RW 10/RT 22 Walikota Baru Kota Kupang.***

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *