suluhnusa.com – Angkatan Muda Mahasiswa Pelajar Asal Ile Ape (AMMAPAI) – Kupang merupakan organisasi kepemudaan yang bersifat pembinaan, pengkaderan dan pengabdian. Dalam mewujudkan pengabdiannya sebagai kader perhimpunan, AMMAPAI – Kupang menggelar Bakti Sosial (Baksos) Lewotana di Desa Waowala, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata.
Dalam seremonial pembukaan (Kamis 08/08/2019), Turibius S. R Rino, ketua panitia mengatakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Lewotana merupakan program formal organisasi yang dikemas dari Latihan Kepemimpinan Tingkat Atas (LKTA) sebagai wujud aksi nyata AMMAPAI – Kupang turut serta mengambil peran gelekat Lewotana.

“Secara organisatoris kegiatan ini dipandang perlu sebagai suatu proses pengabdian, kerena merupakan proses pembelajaran formal yang dipandang penting dan strategis sekaligus menjadi media pengembangan kader dalam mendorong terciptanya perubahan suatu daerah. Oleh karena itu, kami mengharapkan masyarakat dan semua elemen desa berpartisipasi aktif mendukung kegiatan ini”, pungkas Rino.
Sementara itu Ketua Umum AMMAPAI – Kupang periode 2019/2020, Raymundus lima Tedemaking dalam pidatonya menyampaikan dengan di terbitkan UU nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa sehingga desa diberikan otoritas penuh dalam mengelolah desa secara mandiri. Dengan anggaran dana desa yang begitu besar dengan harus bisa memanfatkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. AMMAPAI hadir di Waowala bersama pemerintah desa dan masyarakat untuk mencari solusi dan menjawabi kondisi perekonomian masyarakat dan pemberdayaan masyarakat yang belum tepat sasaran.
Lebih lanjut, Mundus mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa bersama seluruh pemangku kepentingan dalam desa dan masyarakat menerima AMMAPAI dengan baik didesa ini. Masyarakat harus berpartisipasi aktif dalam mendukung kegiatan ini. Dengan kegiatan kurang lebih sepekan bisa membawa dampak yang baik untuk masyarakat. Masyarakat diharapkan bisa mandiri dalam mengelolah potensi dan aset desa. Sehinga dengan ini bisa menggerakan perekonomian dalam desa, harap Mundus.

Karena Baksos Lewotana kali ini, AMMAPAI fokus pada pembangunan wisata bahari. Jika dikelola dengan baik, ekowisata bahari ini akan menunjang perekonomian masyarakat dan Pendapatan Asli Desa. Kami berharap masyarakat berpartisipasi aktif mendukung kegiatan ini, sehingga berjalan lancar sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama. Mari kita bersinergi bersama nyalakan lilin perubahan untuk menyuluh kemajuan desa Waowala ini, pungkas Mundus.
Selain itu, Samuel Sili Purab mewakili Alumni AMMAPAI, dalam sambutannya menyampaikan dukungan terhadap AMMAPAI – Kupang dalam melaksanakan kegiatan Bakti Sosial kali ini.
“Kami sebagai Alumni sangat mendukung penuh kegiatan adik-adik AMMAPAI dalam hal ini Baksos. Tentu saya sangat berharap atas partisipasi dan peran serta seluruh masyarakat, pemerintah desa maupun seluruh komponen yang ada di Waowala selama AMMAPAI berada disini selama kurang lebih sepekan ini”, ungkap Sili.
Kepala Desa Waowala, Muslimin Ola dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan Bakti Sosial Lewotana AMMAPAI – Kupang menyampaikan ungkapan terimakasih kepada AMMAPAI – Kupang yang sudah memilih Desa Waowala sebagai lokus pengabdian.
“Tentu kami berharap agar AMMAPAI – Kupang mampu menjadi garda terdepan untuk mendukung kemajuan dan perubahan desa, khususnya Desa Waowala, Tegas Ola.
Untuk diketahui bahwa Bakti Sosial (BAKSOS) Lewotana Angkatan Muda Mahasiswa Pelajar Asal Ile (AMMAPAI) – Kupang periode 2019 / 2020 mengusung tema yakni “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Ekonomi Kreatif Menuju Desa Mandiri dan Sejahtera”. Kegiatan ini dikemas dalam beberapa jenis kegiatan, diantaranya, ceramah, diskusi dan pentas seni. Ceramah/diskusi dengan materi pembentukan dan pengembangan badan usaha desa (BUMDES), Pembenahan admnistrasi keuangan desa dan management organisasi karang taruna.
Sedangkan kegiatan fisik berupaya pemanfaatan pekarangan rumah untuk ekonomi keluarga yakni pembuatan demplot budiya tanaman holtikultura dan pembuatan wisata desa Waowala. Kegiatan ini digelar sejak tanggal 8 s/d 16 Agustus 2019.
Rino/Panitia baksos




