Puisi

Tersayat Angin

Biarkan dia membawa kesenangan Biarkan Tersayat angin dan dalam angan…

Sebab Aku Bosan

biarlah aku berjalan di awan dengan rasa yang mengendap lelap…

Sesal

seperti malam malam kemarin kukenangkan engkau lewat serpihan kursi bambu…

Telah Habis Masa

telah habis masa bulan penuh di celah awan sesayup tembang…

Buatmu Yang Tersuci

Bunda tiada noda Bersama hening menyayat bisu kami mengagumimu Menyeka…

Sekelam Malam

ini kali terakhir pohon henti berbunga batang batang rebah di…

Sampai Tetes Terahir

lembar lembar kusam telah mencatat semua janjimu engkau yang datang…