Tersayat Angin
Biarkan dia membawa kesenangan Biarkan Tersayat angin dan dalam angan…
Biarkan dia membawa kesenangan Biarkan Tersayat angin dan dalam angan…
pergilah menuju kemarau biar sayap sayapmu tak menggigil lagi bawa…
biarlah aku berjalan di awan dengan rasa yang mengendap lelap…
Pantun Rindu dari Karachi Petang membagi waktu Tinggalkan hari penuh…
Sketsa Rindu Bulan Sabit Biduan melantunkan ayat manis Pada bunga…
seperti malam malam kemarin kukenangkan engkau lewat serpihan kursi bambu…
telah habis masa bulan penuh di celah awan sesayup tembang…
Bunda tiada noda Bersama hening menyayat bisu kami mengagumimu Menyeka…
senja bergulir tinggalkan hari lelaki itu termenung di ruang rindu…
darah sudah tumpah jangan disesali biar dinding dinding kusam ini…
ini kali terakhir pohon henti berbunga batang batang rebah di…
lembar lembar kusam telah mencatat semua janjimu engkau yang datang…
Kontak Suluh Nusa Media