pergilah menuju kemarau
biar sayap sayapmu tak menggigil lagi
bawa cerita tentang musim yang hangat
sampaikan pada semut semut yang malang
setidaknya
angin timur menghangatkan hatimu
pergilah menuju kemarau
bawa serta kaos kaki tua yang mengkerut
sepatu sepatu yang berjamur
dinding dinding yang berlumut,
dan selimut yang menyimpan parau
setidaknya
dingin tak membekukan jiwamu
belajarlah tentang mantera tua penangkal hujan
tunggangi badai , redamlah topan
lalu tangkaplah cahaya
kelak jika waktunya kau pulang
baiknya kau tebarkan di ladang ladang
yang telah lama menunggu
agar hangatnya membias
mencairkan hati dan jiwa yang beku
widyastuti