Kukawini Sepih

ketika saatnya tiba
bulan sayu tak bercahaya
awan menerbitkan mimpi yang pekat
mengeja jutaan hari tanpa nyawa

lalu dengan gaun abu , kukawini sepi
rasa asing menjalar liar menjadi
bergumul pada malam silih berganti
hingga rindu membuahi katanya sendiri

sajak merah jambu terlahir dalam sunyi
tangisannya menyimpan patah hati
dan jejak rindu yang kubaca sendiri
sebab cinta yang tak mampu menepi

duhai…
memang cinta bukan tentang memiliki
pun tak kan membuatku terasing
dalam senyap sepi
tapi tiap kali
senjaku hilang bersama mimpi

widyastuti

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *