ini kali terakhir
pohon henti berbunga
batang batang rebah
di tepian pantai pulau nusa
selendang menjuntai
diayun gelombang
dari darah ibu perkasa
pintu telah tertutup
langitmu tak lagi semerah tembaga
di pucuk pucuk daun lontar
mimpimu tergadai
pada hembusan tembakau
harapmu terbakar
engkau tak pernah mengaduh
langit mengambil airmatamu
bumi yang kau pijak
bahkan menjadi seteru
kau sekelam malam
hanya menyisakan lengking serangga
bahkan angin liarpun menjauh
siapa dirimu kini ?
seorang pejuang atau pecundang ?
widyastuti