Bangkitlah Wahai Salvator

Pantun Rindu dari Karachi

Petang membagi waktu

Tinggalkan hari penuh sinopsis

Meski tak sampai semusim

Sebuah mimpi telah terjawab

Pandai nian mengurai benang,

Benang ditenun menjadi kain…

Pandai nian menjaga asa

Meski pernah tersayat kalbu..

Bangkitlah wahai “salvator”

Patahkan belenggu swasangka

Jangan memagnet idaman lain

Meski suuur.negeri Karachi

From: Pakistan hari ini
(ESON DAI MURI)
Sultan Sabatani

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *