Suara Dari Balik Jeruji

darah sudah tumpah
jangan disesali
biar dinding dinding kusam ini
menjadi saksi
tentang dendam dan cinta yang tak pernah mati

dengarlah, wahai jantung hati
ini bukan penghabisan
hari ini mata terbuka telinga mendengar
siapa tak punya hati akan binasa
lebih dari pedang yang tajam
kami akan membakar mereka dengan kata

mereka boleh mengurung raga kami
tapi bukan jiwa kami
mereka boleh memotong lidah kami
tapi bukan suara kami
bahkan mereka boleh memakamkan kami
tapi seribu nyawa kami tumbuh dalam hati yang tertindas tirani

dengarlah, wahai belahan jiwa
air mata hanya untuk mereka yang hina
tangisan hanya untuk yang tak berdaya
kami pejuang, kami bukan pecundang
dari balik jeruji kami tetap berjuang
meski hanya dengan kata kata

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *