Lingkungan Sekolah Benteng Anak Di Era Digital

Dan lingkungan masyarakat yang nyaman untuk tumbuh dan berkembangnya daya kreasi, inovasi anak hingga terbentuknya nilai karakter yang menyata pada diri anak • Piter Kedang.


suluhnusa.com – Sekolah  Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Lewolema, mengisi momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), 2 Mei 2019 dengan Materi Pendidikan Karakter. Hadir sebagai narasumber, Maksimus Masan Kian, Ketua Asosiasi Guru Penulis Indonesia (Agupena) Flotim.

Materi pendidikan karakter sejalan dengan tema Hardiknas 2019 yakni “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan” dengan “Mewujudkan SDM Kompetitif, Inovatif dan Berkarakter.

Maksimus Masan Kian, selaku Instruktur Literasi Nasional 2019, pada sesi pemaparan materi di hadapan siswa dan guru membeberkan prilaku-prilaku generasi millenial yang mengarah pada jurang kehancuran. “Sadar atau tidak sadar, perkembangan informasi dan teknologi yang tidak cerdas dimanfaatkan berdampak buruk dalam penumbuhan mental dan karakter anak.

‘Hari  hari ini kita diperhadapkan pada meningkatnya kekerasan di kalangan remaja, kecanduan akan penggunaan smartphone, rendahnya rasa hormat kepada orang tua dan guru, sikap fanatik terhadap kelompok tertentu, rendahnya rasa tanggungjawab, menurunya etos kerja, saling curiga dan kurang peduli antar sesama, hoaks, dan membudayanya ketidakjujuran. Kita butuh pikiran yang cerdas, kreatif dan inovatif, beriman dan bertakwa, jujur, bertanggungjawab, saling menghargai, toleran, suka menolong, bersih dan sehat, disiplin,kooperatif, kompetitif dan lain-lain, “beber Maksi.

Maksi menambahkan, generasi saat ini butuh penguatan nilai karakter dengan Tuhan, untuk diri sendiri, nilai kebangsaan, dan nilai terhadap sesama dan lingkungan.Bagi Maksi, membentuk karakter anak mesti melewati piramida karakter yang seimbang, dimulai dari mengetahui nilai karakter, memahami, membiasakan, meyakini dan melakukan tahapan ini secara berkelanjutan dan terus dipertahankan.

Petrus Kia Kedang, Kepala SMPN 1 Lewolema di selah kegiatan Hardiknas menyampaikan pentingnya mengagendakan adanya kegiatan seminar seputar pendidikan karakter. “Momentum yang pas SMPN 1 Lewolema menggelar kegiatan seminar tentang pendidikan karakter. Saat ini bangsa sedang cemas akan derasnya arus perkembangan informasi dan teknologi. Jika tidak selektif dan adaptif, kita akan terjerumus ke dalam jurang kehancuran.Nilai karakter yang tertanam pada diri anak akan luntur jika anak tidak mampu beradaptasi terhadap perkembangan teknologi di era ini. Kita berupaya bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat yang nyaman untuk tumbuh dan berkembangnya daya kreasi, inovasi anak hingga terbentuknya nilai karakter yang menyata pada diri anak,”kata Piter Kedang.

 

Usai seminar seputar pendidikan karakter, kebersamaan Hardiknas di SMPN 1 Lewolema diisi dengan deklamasi puisi, tarian daerah, permainan edukatif dan lain-lain.Beberapa siswa dan guru yang menerima penghargaan sepanjang tahun pelajaran berjalan, oleh lembaga memberikan apresiasi berupa piagam penghargaan.***

viktor hokon

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *