Tersayat Lagu ‘Gandong’, Wabup Apremoi Titip Pesan Sentuh Hati

Saya terharu sekali. Kami yang sesama orang Rote yang keluarganya dekat, tapi kadang tidak punya waktu untuk bertemu

BA’ADALE –Suasana jumpa orang saudara (Gandong) di momen Ulang Tahun (Ultah) Ikatan Warga Asal Maluku (Iwasma) di Kabupaten Rote Ndao ke-4, mendadak jadi haru, Rabu, 27 Mei 2026.

Suasana itu dirasa Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, yang terlihat tak mampu menyembunyikan perasaannya saat ikut menyanyikan lagu ‘Gandong’ yang mengingatkan tali persaudaraan dan kekeluargaan.

Dengan suara bergetar, Apremoi mengaku sangat tersentuh melihat kuatnya ikatan kekeluargaan Iwasma di tanah rantau. Ditambah bayang-bayang kerinduan yang ditahan karena terpisah jauh.

“Saya membayangkan bagaimana beratnya kerinduan kepada keluarga, orang tua yang rela ditinggal jauh di kampung halaman,” ungkapnya.

Bagi Wabup Apremoi, rasa rindu yang dipendam bertahun-tahun karena terpisah jarak merupakan sesuatu yang tidak mudah dijalani, demi membangun kehidupan di daerah lain.

“Saya terharu sekali. Kami yang sesama orang Rote yang keluarganya dekat, tapi kadang tidak punya waktu untuk bertemu,” ucap Wabup Apremoi.

“Apalagi ini tinggal jauh-jauh, saya membayangkan bagaimana rindunya, kangennya selama ini,” katanya.

Perasaan itu semakin dalam ketika ia larut dan mengingat adiknya yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Bahwa lagu dengan sepenggal syairnya, ‘katong dua cuma satu gandong’, yang dinyanyikan bersama sambil berpegangan tangan, dirasa membangkitkan luka kehilangan yang belum benar-benar hilang.

“Dengar lagu ini, terasa menyayat hati saya,” ungkap Wabup Apremoi, dengan suara yang terjeda dan menyeka air matanya.

“Saya juga kangen dengan adik saya yang meninggal beberapa waktu lalu,” ungkapnya dengan suara terbata, sembari menitipkan pesannya.

“Jagalah persaudaraan ini, selagi Tuhan masih kasih kita kesempatan, nafas kehidupan, tetap saling mencintai, saling mengasihi, saling menyayangi,” pesan Wabup Apremoi.+++


rolle.jit


 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *