Perkuat Sektor Pertanian dan Ketahanan Pangan, Bupati Lembata Undang Kepala BWS NT II Berkunjung ke Lembata

Pertemuan tersebut membahas kondisi infrastruktur pengairan serta pengelolaan sumber daya air di Kabupaten Lembata

KUPANG — Usai mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTT di Kupang, Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq, S.P. melanjutkan agenda kerja dengan melakukan pertemuan dan koordinasi bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II.

Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Kupang.

Pertemuan tersebut membahas kondisi infrastruktur pengairan serta pengelolaan sumber daya air di Kabupaten Lembata sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lembata secara langsung mengundang Kepala BBWS Nusa Tenggara II untuk melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lembata guna melihat kondisi sejumlah jaringan Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P2AT) yang mengalami kerusakan.

Beberapa titik yang menjadi perhatian antara lain kawasan Tanah Merah Translok serta sejumlah lahan pertanian masyarakat di wilayah lainnya.



Bupati Kanisius Tuaq menegaskan bahwa keberadaan jaringan P2AT memiliki peran strategis dalam mendukung produktivitas pertanian masyarakat. Menurutnya, infrastruktur pengairan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong hasil pertanian sekaligus memperkuat program ketahanan pangan daerah.

“Pemerintah Kabupaten Lembata berharap adanya sinergi dan dukungan dari Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II agar penanganan dan rehabilitasi jaringan pengairan yang rusak dapat segera dilakukan. Ini penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan menjamin keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Lembata,” ujar Bupati.

Koordinasi ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lembata untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dan instansi teknis, guna memastikan pembangunan infrastruktur dasar berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Lembata.


ProkompimPemkabLembata


 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *