suluhnusa.com_Bupati Lembata saat ini, Yentji Sunur akan maju kembali dalam perhelatan pilkada Lembata 2017 mendatang. Dia mendaftar di beberapa Partai, hanya dengan selembar surat lamaran. Apakah Yentji Sunur masih Kader PDIP ?
Tanpa ijazah Yentji Sunur mendaftar. Sebab ijazah Sarjana Teknik yang dipakai Sunur selama ini diduga palsu. Sebab itu, dia nggan menyertakan ijazah dalam perdaftaran bakal calon Bupati ke beberapa partai termasuk PDIP da Gerindra.
Bukan hanya itu, kehadiran Sunur yang menurut kabar dari Ketua DPC PDIP Lembata, Ferdinandus Koda, SE bahwa Sunur sudah mengundurkan diri PDIP tetapi tetap mendaftar di PDIP membuat Partai berlambang Banteng Moncong putih ini terbelah bagi dua.
Menurut Koda, Sunur telah mengundurkan diri dari PDIP sejak dikeluarkan Keputusan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri, tanggal 23 Maret 2015, tentang penetapan Ketua DPC PDIP Lembata.
“Yentji Sunur mengundurkan diri dari PDIP saat itu dengan meninggalkan ruangan rapat. Sejak saat itu saya sebagai Ketua DPC PDIP Lembata, tau bahwa Beliau secara resmi mengundurkan diri dar partai,” ungkap Ferdi Koda kepada suluhnusa.com, beberapa waktu lalu di ruangan kerjanya.
Lebih jauh Koda menguraikan, pengunduran diri Sunur dar PDIP diperkuat dengan kehadiran Sunur, dalam rapat DPC Gerindra yang melepaskan atribut PDIP dan mengenakan atribut Gerindra.
“Dia (Yentji Sunur-Red) juga menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Gerindra di Kupang. Sebab itu, bicara Yentji masih di PDIP Tanya dia sendiri. Kalau dia menghargai PDIP tentu dia tidak melakukan semua itu dengan mengenakan atribut partai lain dan menghadiri rapat kerja partai lain,” urai Koda.
Disinggung soal, Yentji yan mendaftar sebagai bakal calon Bupati dari PDIP, Koda mengungkapkan, saat PDIP membuka pendaftaran, sebanyak empat Bakal Calon Bupati yang mendaftar dan dua Bakal Calon Wakil Bupati.
Empat bajal calon bupati yang mendaftar di PDIP adalah Viktor Mado Watun, Yentji Sunur, Lukas Lipataman Witak dan Polce Ruing. Sementara dua bakal calon yang mendaftar adalah Frans Gewura dan Fransiskus Limawai.
Dari keempat Bakal Calon Bupati tersebut, hanya Yentji Sunur yang datang mendaftar hanya membawa satu lembar surat lamaran tanpa ada dokumen administrasi lainnya.
“Berkas dan dokumen persyaratan yang lain tidak disertakan termasuk ijazah dari SD sampai Sarjana,” ungkap Koda.
Oleh sebab itu, demikian Koda, DPC PDIP Lembata dalam melakukan proses pengusulan Bakal Calon Bupati dan Bakal Wakil Bupati Lembata ke DPD PDIP NTT, tidak menyertakan nama Yentji Sunur. Panitia pendaftaran dan pengurus DPC PDIP tentu hanya memproses Bakal Calon dan Bakal Wakil Calon yang lengkap secara administrasi sementara yang tidak lengkap tidak diproses dalam usulan ke DPD PDIP NTT
Sementara itu, berdasarkan informasi yang didapat suluhnusa.com, dari salah seorang Pengurus Pusat PDIP mengungkapkan hampir dipastikan bahwa paket yang akan diusung PDIP dalam pilkada Lembata 2017 mendatang adalah Eliaser Yentji Sunur sebagai Calon Bupati dan Polce Ruing sebagai Calon Wakil Bupati. Kok bisa ?
Begitulah politik, bahwa sesuatu yang muda ditebak terkadang jauh meleset. Sebab itu, menunggu sajalah apa yang terjadi dalam proses politik pilkada Lembata mendatang, karena politik senantiasa berubah sebelum Matahari terbenam dan terbit lagi. (sandrowangak)
