suluhnusa.com – Pemerintah Kabupaten Lembata, NTT memantapkan persiapan para pihak, guna menggelar Festival 3 Gunung. Even tahun kedua yang digelar Pemerintah Kabupaten Lembata itu menampilkan even utama yakni lomba trecking ke Gunung Ile Lewotolok, Gunung Ile Werung dan Gunung Batu Tara.
Pagelaran Festival Tiga Gunung ini, memantapkan posisi Lembata sebagai icon wisata adventure atau wisata minat khusus di Indonesia. Ketua panitia pelaksana Event festival Tiga Gunung, Wenseslaus Ose, dalam rapat persiapan festival Tiga Gunung, Rabu (24/7) siang di ruang rapat Bupati Lembata menjelaskan, Festival Tiga Gunung menjadi icon bagi pagelaran even-even lain yang juga digelar dalam pagelaran yang sama.
Pagelaran yang melibatkan 6 even organizer itu dipadati berbagai aktivitas yang diharapkan menarik kunjungan wisatawan baik local, domestic maupun macanegara.
“Kita berpengalaman menggelar festival tiga gunung yang digelar tahun lalu,sehingga diharapkan dalam festival kali ini, kita dapat memberikan warna berbeda dari festival serupa yang digelar tahun lalu. Semua stakeholder, dalam hal ini, Dinas, EO, wartawan, dan para peserta festival tiga gunung, serta masyarakat Lembata pada umumnya harus bahu membahu menyukseskan event tahunan ini. Karena ini adalah cara kita membangun tanah Lembata yang kita cintai ini,” ujar Wenseslaus.
Sementara itu, Apol Mayang, Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Lembata, dalam paparannya menjelaskan, puncak kegiatan festival tiga gunung akan digelar selama enam hari yakni pada 26 sampai 30 Agustus 2019.
Festival tiga gunung kali ini menampilkan Lomba trekking ke Gunung Ile Lewotolok, NTT Fashion carnaval, lomba layang-layang dan melukis payung, Parade komunitas motor dan sepeda, parade Sole Oha dengan peserta asal Adonara dan Lembata, Tarian Kolosal Lembata Helero, pameran kuliner dan kerajinan, pameran music kebudayaan dan parade drum band.
“Jadi selama enam hari itu, semua kegiatan dibawah kendali EO menjalankan 6 kegiatan utama. Para petualang yang ingin mengikuti lomba trecking ke Puncak Gunung Ile Lewotolok diharapkan mendapatkan kesan yang baik kemudian menceriterakan kepada khalayak tentang kenapa penting berwisata adventure di Lembata.
Selain itu, pagelaran NTT Fashion show dan Carnaval diharapkan Lembata dapat menjadi tuan rumah dalam pagelaran fashion show yang digelar para desainer local, domestic maupun internasional, Pemerintah Pusat, ataupun Pemerintah Provinsi,” ujar Kadis Pariwisata, Apol Mayang. Disebutkan, seluruh event-event akan digelar di bukit Cinta, Desa Waijarang, Kecamatan Nubatukan.
hosea/sandrowangak
