SULUH NUSA, LEMBATA – Sebanyak 4 Desa Replikasi di Kabupaten Lembata merayakan momen bahagia dengan kedatangan bantuan dari Perpustakaan Nasional melalui Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Lebih dari 150 judul buku dengan total 300 eksemplar telah diserahkan, memberikan semangat baru untuk mencintai dan menggali potensi literasi bagi warga desa.
Kadis Kearsipan dan Perpustakaan kabupaten Lembata, Anselmus Asan Ola melalui Kabid Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan Petrus Rangihala Kedang S.Fil kepada media ini mengatakan, selain bantuan itu, bantuan lainnya.
Berbagai bantuan tersebut diharapkan dapat memberi manfaat berikut menyusul dalam bentuk teknologi modern berupa 3 unit komputer.
Menurut Rangihala tiga unit komputer ini akan dimanfaatkan untuk menghubungkan desa dengan dunia maya sekaligus memperluas pengetahuan dan peluang baru.
Bantuan lain juga berupa 1 unit printer dan Perangkat Wifi yang dipastikan bakal mempermudah akses informasi dalam bentuk media cetak yang bakal disebarluaskan.
Tak hanya pustaka yang hadir, kesempatan edukasi semakin bertambah lewat 1 paket Smart TV. Warga desa akan bisa menikmati konten-konten mendidik, serta memanfaatkan perangkat tersebut untuk aktivitas pembelajaran di rumah.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Perpustakaan Nasional yang telah membuka pintu menuju masa depan yang lebih terang bagi Desa Replikasi (4).
“Semoga bantuan ini membawa manfaat dan semangat gotong royong dalam mencerdaskan bangsa”, ungkapnya.

Ignasio Mariano Riantoby, PIC Program Transformasi Kabupaten Lembata mengatakan, ke tempat desa yang menerima manfaat program ini yakni Desa Pada Kecamatan Nubatukan, Desa Riabao Kecamatan Nagawutung, Desa Leubatang Kecamatan Omesuri dan Desa Lamalera B Kecamatan Wulandoni.
Keempat desa ini merupakan desa Replikasi Perpustakaan Nasional Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inkusi Sosial Tahun 2022.+++indahpurnamadewi/sandrowangak
