Badan Kontak Majelis Taklim Hadir Membawa Kedamaian Antar Umat

suluhnusa.com – Awalnya Badan Kontak Majelis Taklim(BKMT) berdiri tanggal 1 Januari 1981 di Jakarta. Organisasi ini lahir dari kesepakatan lebih dari 735 Majelis Taklim yang ada di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Organisasi BKMT telah berkembang di seluruh wilayah Indonesia. Cakupan perkembangan anggotanya mencapai ribuan majelis taklim dengan meliputi jutaan orang jamaah yang tersebar di 33 propinsi.

Penamaan majelis taklim akhirnya melahirkan identitas tersendiri yang membedakan dengan pengajian umum biasa, yaitu sifatnya yang tetap dan berkesinambungan. Majelis taklim ini kemudian disebut dengan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT). BKMT adalah forum bersama, tempat bertukar pendapat dan bertukar pengalaman bagi anggotanya, serta diperuntukkan bagi semua kalangan. Tetapi kini lebih dikenal sebagai forum berkumpul bagi para perempuan. Hal ini terlihat ketika BKMT diarahkan sebagai bentuk upaya dakwah yang terfokus pada pemberdayaan kaum perempuan.

Dan untuk Kabupaten Lembata, Badan Kontak Majeli Taklim ini dikeutai oleh Hja. Nurmila Nasir. Tahun 019, BKMT Kabupaten Lembata menggelar kegiatan silahturahim dan halal bi halal bersama Kantor Kementrian Agama Kabupaten Lembata berpusat di Halanan Masjid Syukur, Peuma Desa Hingalamengi, Kecamatan Omesuri, 22 Juni 2019.

Acara yang dibuka oleh Camat Omesuri, Siprianus Suya mewakili Bupati Lembata tersebut, merupakan pertemuan rutin tahunan para ustazah dan jamaah majelis taklim setelah berakhirnya bulan suci Ramadhan.

Dalam pesan halal bi halal Ketua BKMT Lembata, Hja. Nurmila Nasir dihadapan ratusan anggota yang datang dari delapan kecamatan, ia menekankan pentingnya para angota BKMT dan jamaah memperkuat karakter dalam melakukan syiar Islam.

Selain halal bi halal dan Silaturahim kegiatan ini diisi dengan berbagai perlombaan. Untuk itu, Nur Nasir menegaskan kegiatan perlombaan yang digelar sebagai bentuk dorongan dan bertujuan untuk mempererat rasa peraudaraan antara agama dan para anggota BKMT.

“Ruang kedamaian dan peraudaraan harus dibangun dengan bingkai kekeluargaan antar umat beragama dan dalam bermasyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan silahturahim dan halal bi halal BKMT ini selain dihadiri perwakilan dari delapan kecamatan yakni, Ile Ape, Ile Ape Timur, Lebatukan, Buyasuri, Omesuri, Wulandoni, Nagawutun dan Nubatukan juga dihadiri oleh kepala Seksi Agama Islam Kantor Kementrian Agama Kabupaten Lembata, Abdul Rauf Afa, S.Ag. ***

 

kominfo kabupaten lembata

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *