suluhnusa.com_Waktu menunjukkan pukul 08.30 wita saat bis yang kami tumpangi memasuki areal Pabrik PT Teh Botol Sosro di Kabupaten Gianyar, tepatnya di Jalan Raya Kemenuh, Blahbatuh, Gianyar.
Kedatangan rombongan dari Sekolah Dasar Negeri 1 Peguyangan disambut staf bagian Kunjungan Ni Luh Suartini.
Kunjungan Siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Peguyangan kali ini adalah yang ketiga kalinya, memenuhi undangan pihak Perusahaan Teh Botol Sosro yang sudah bekerja sama dengan pihak sekolah sejak tahun 2012 yang lalu.
Ni Luh Suartini menegaskan tujuan dari kunjungan ini guna meyakinkan kepada konsumen Teh Botol Sosro agar tidak ragu meminum Produk dari Teh Botol Sosro.
”Pihak kami memberi kesempatan kepada masyarakat untuk berkunjung ke Pabrik Teh Botol Sosro. Kami berharap konsumen tidak akan ragu ragu lagi untuk mengkonsumsi produk Teh Sosro setelah melihat secara langsung proses pembuatannya”, ungkap Suartini.
Pihak pabrik memberi kesempatan untuk berkunjung setiap hari Senin sampai Kamis mulai jam sepuluh pagi. Pengunjung minimal 25 orang boleh dari kalangan pelajar mulai playgroup, siswa SD, SMP, SMA, mahasiswa, sanggar tari, ibu PKK dll.
PT Teh Botol Sosro yang berdiri secara resmi tanggal 17 Juli 1974 oleh pendirinya yang bernama Bapak Sosrodjojo, memproduksi beberapa produk minuman diantaranya Teh Botol Sosro, Fruity, Tebs, Prima, Joy Green Tea, dan Happy Jus.
Produk Teh Sosro diolah secara alami tanpa menggunakan pengawet, bahkan pendinginannyapun didinginkan secara alami. Filosofi dari PT Teh Botol Sosro adalah “NIAT BAIK” dengan aplikasinya 3K yg berarti peduli kwalitas, peduli keamanan, peduli kesehatan, dan RL yang berarti Ramah Lingkungan.
Siswa Belajar Sejarah Teh
Pertama , siswa disajikan sejarah teh secara umum. Ada banyak kisah tentang asal mula teh di dunia, namun kisah yang paling banyak berkembang di masyarakat tentang asal usul teh di dunia berasal dari negeri Cina oleh seorang Kaisar yang bernama Shen Nung, yang hidup di tahun 2737 SM secara tidak sengaja.
Pada suatu ketika sang Kaisar sedang memasak air di kebun istana. Secara tidak sengaja daun teh jatuh ke dalam air yang direbus dan menimbulkan aroma yang segar dan menggoda. Seketika sang Kaisar ingin mencicipinya. Ternyata air rebusan daun teh tersebut terasa sedikit sepat dan pahit tapi segar. Ternyata Kaisar menyukai rasa teh tersebut. Dari sanalah teh mulai popular.
Minum teh kemudian menjadi tradisi di kalangan bangsawan yang meluas dari Cina, Jepang, Eropa dan Amerika. Di Indonesia sendiri dibawa pemerintah kolonial Belanda dan terjadinya tanam paksa oleh Van Den Bos. Seluruh rakyat dipaksa menanam tanaman teh, kopi dan sejenisnya yang berharga mahal di daratan Eropa.
Teh adalah minuman yang mengandung kafein sebuah infusi yang dibuat dengan cara menyeduh daun, pucuk daun, atau tangkai daun yang dikeringkan dari tanaman Camellia sinensis, nama latin teh, dengan air panas.
Teh juga mengandung flouride seperti yang terkandung dalam pasta gigi . Sehingga teh dapat digunakan sebagai pengganti menyikat gigi saat baru bangun tidur dengan cara membuat ekstrak teh pahit kental tanpa gula dan digunakan untuk berkumur sebanyak tiga kali. Maka gigi akan terasa kesat seperti sehabis menyikat gigi.
Manfaat dari minum teh sangat banyak diantaranya badan terasa lebih segar, menurunkan hipertensi, mencegah kanker kulit, meningkatkan daya ingat, membuat awet muda , dan lain sebagainya.
Dari Cicip Rasa Sampai Kemasan Botol
PT Teh Botol Sosro memulai usaha secara kecil-kecilan dengan tehnik cicip rasa, dimana setiap pengunjung pasar berikan mencicipi segelas teh yang baru diseduh. Tehnik demikian dirasa kurang efektif, lalu diganti dengan mengemas teh ke dalam botol sampai sekarang.
Setelah mendengarkan sejarah teh, siswa diajak berkeliling pabrik teh, dimana siswa dapat melihat secara langsung pembuatan teh botol sosro mulai dari mensortir botol, pencucian ulang dengan air panas, proses membuat teh dengan campuran daun teh kering, air dan gula, pengemasan dalam botol dan pendinginan serta distribusi dari pabrik ke konsumen.
Siswa juga diajak berkeliling melihat limbah dari Pabrik Teh Botol Sosro. Limbah diolah dengan ramah lingkungan. Limbah yang telah diolah disalurkan ke dalam kolam ikan, dan untuk menyiram kebun milik PT Teh Botol Sosro yang berada di sekitar pabrik. Kolam ikan juga berguna sebagai parameter limbah.
Kunjungan ditutup dengan makan siang, sesi tanya jawab seputar proses pembuatan teh dan penyampaian kesan dan pesan oleh pihak PT Teh Botol Sosro dan pihak sekolah. (luhdias)
