Kiwang Pensiun, Payong Jadi Plh SMKN Witihama

suluhnusa.com – Hari ini Selasa 27 Agustus 2019 bertempat di pelataran SMKN Witihama terjadi serah terima jabatan ke pelaksana tugas harian Barto Penana Payong yang sebelumnya menjabat sebagi pengawas menengah Kabupaten Flotim.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Flotim Bernardus Beda Keda MAP sambangi warga sekolah mewakili kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Provinsi NTT, Benyamin Lola MPD, menerima seperangkat dokumen dari pejabat lama yang kemudian diserahkan kepada pejabat yang baru.

Akhir penantianpun tiba. Setelah menjalani 5 tahun jadi kepala sekolah Drs. Karel Kiwang Ama akhirnya menjalani purna tugas terhitung Juli 2019.

Dalam sambutannya Beda Keda mengatakan ada tiga point penting yang harus dimaknai akan eksistensinya sekolah ini mulai dari awal berdirinya hingga saat ini.

Kebijakan pemerintah bahwa SMK/MA/SMA diambil alih oleh pemerintah provinsi, namun segala bentuk koordinasi di daerah tetap dilimpahkan kepada Dinas pendidikan setempat.

Sekolah ini di bangun atas prakarsa dua tokoh besar yakni Frans Lebu Raya gubernur NTT periode lalu dan menteri pendidikan dan kebudayaan Muhamad Nuh kisaran tahun 2012. Atas lobi dan proses panjang akhirnya 2013 beliau diintruksikan oleh Lebu Raya untuk segera melengkapi dokumen pembangunan unit sekolah baru. Atas kegigihannya Beda Keda membentuk panitia pembangunan sekaligus mengukuhkan Kiwang Ama sebagai kepala sekolah definitif.

Banyak orang yang kurang sukses sebenarnya memiliki kemampuan yang unggul. Hanya saja, beberapa dari mereka sering terjebak dalam keraguannya sendiri. Tak mahir dalam suatu hal membuat mereka merasa sepenuhnya kurang percaya diri. Hal ini menjadi pijakan beliau untuk meminang Kiwang Ama jadi kepala sekolah. Disisi lain, rekam jejak Kiwang Ama sudah sekian lama menjadi kepala sekolah dan setahun menjadi pengawas menengah sangatlah layak.

SMKN Witihama hingga kini belum terakreditasi, dan sesuai jadwal akhir tahun 2019 akan diadakan visitasi. Dan menjadi tugas berat pelaksana tugas yakni pasang target dan strategi untuk siap diakreditasi. Mengingat akreditasi SMK sesuai jurusan yang ada. SMK punya tiga jurusan Teknik Komputer Jaringan, Otomotif, dan peternakan. Tentunya butuh kerja sama dari semua pihak terkait dalam proses menuju finalisasi akreditasi.

Di akhir sambutannya Beda Keda yang pernah menjadi guru 6 tahun, mengajak kepada seluruh steck holder di wilayah ini, agar terus menjaga kekompakan, terus bersinergi dalam upaya mengembangkan SMK ke depan menjadi lebih baik hingga mencetak sumber daya unggul menuju generasi cerdas lewo tanah dan mampu bersaing dengan daerah-daerah lain yang sudah maju.

Harapannya agar para pendidik di sekolah tetap menjalankan peran dan tugasnya sebagai abdi negara dalam melayani anak-anak bangsa yang dititipkan oleh orang tua dan masyarakat demi menghasilkan manusia unggul yang mampu membangun bangsa, negara dan lewotanah.

Orang tidak butuh seberapa hebat dan pintarnya seseorang, tapi yang dibutuhkan kelak dirinya bisa bermanfaat untuk orang lain.

Hadir dalam acara ini Korwas pendidikan NTT Drs. Emy Kein, sekretaris Kecamatan Witihama Abubakar Hasan, ketua komite, pimpinan unit sekolah, kepala desa se Witihama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta sejumlah barisan undangan lainnya. #Salam Literasi

 

panjilewokeda

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *