Tidur Kita

Malam ini aku harus menidurimu,
Dan perlahan tubuhmu mulai terbuka,
Dan merebaklah bau asam dari ketiakmu.

Aku gugup lagipula gemetar.
Jenaka jarimu menggerayangi halaman tubuhku,
Kurasakan sentuhan-sentuhan ajaib tangan-tangan cinta,
Tanpa bisa kuucapkan terima kasih selain menahan rasa geli.

Kita bercinta ria.
Hingga engkau terbaring di remang tubuhku,
Dan terlelap dalam ombak deru nafasku.

 

Benediktus Bere Lanan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *