KALABAHI – KEMENANGAN Partai Kebangkitan Bangsa di Pemilu 2024 kini benar-benar diuji.
Enam kandidat resmi masuk bursa Ketua DPC PKB Kabupaten Alor dalam Musyawarah Cabang (Muscab) 2026 membuka pertarungan yang tak sekadar soal jabatan, tetapi soal siapa paling layak menjaga kepercayaan publik.
Sebanyak enam kandidat resmi masuk dalam bursa pencalonan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Alor periode 2025–2030 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar Sabtu, 24 April 2026 di Aula Hotel Pelangi Indah Kalabahi.
Muscab ini menjadi momentum penting bagi PKB Alor yang saat ini menyandang status sebagai partai pemenang Pemilu Legislatif 2024 di Kabupaten Alor. Salah satu kader terbaiknya, Paulus Brikmar, bahkan berhasil menduduki kursi Ketua DPRD Alor.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, Kajari Alor Mohamad Nursaitias, jajaran pimpinan partai politik, Wakil Ketua DPW PKB NTT Febriari Gah, utusan DPP PKB, serta sejumlah tokoh daerah.
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Febriari Gah, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa PKB harus naik kelas dan hadir nyata di tengah masyarakat setiap hari.
“PKB tidak cukup hanya menjadi peserta pemilu. PKB harus menjadi penggerak perubahan, hadir dalam kehidupan rakyat setiap hari, dan kuat dalam kepercayaan publik,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa kader PKB harus berkembang dari sekadar politisi menjadi pemimpin hingga negarawan, serta siap mengelola pemerintahan secara bertanggung jawab demi kemakmuran rakyat.

Uji Kompetensi Berlapis
Febriari Gah menjelaskan, keenam kandidat yang muncul dari dinamika Muscab, baik usulan DPP, DPW maupun forum ini akan menjalani tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).
Tahapan tersebut meliputi UKK Tahap I di DPW PKB NTT., Penyaringan menjadi 3 kandidat terbaik
UKK Tahap II di DPP PKB., Penetapan Ketua terpilih dan pelantikan pada 23 Juli 2026, bertepatan dengan HUT PKB.
Ketua demisioner PKB Alor, Paulus Brikmar, menegaskan Muscab bukan hanya forum pemilihan, tetapi refleksi arah perjuangan partai lima tahun ke depan.
“Soliditas kader adalah kunci. Target kita ke depan bukan hanya mempertahankan kemenangan, tetapi menambah kursi pada Pemilu 2029,” ujarnya.
PKB Alor saat ini telah memiliki 4 kursi DPRD dari 4 dapil, dan menargetkan tambahan satu kursi dari dapil yang belum terisi, tegas Buce.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rocky Winaryo memberikan apresiasi atas kontribusi PKB dalam pembangunan daerah.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk tetap fokus mengurus Kabupaten Alor.
“Saya tetap fokus membangun Alor. Keberhasilan PKB sebagai pemenang Pemilu 2024 patut diapresiasi,” tegasnya.
Rocky berharap sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh partai politik terus diperkuat.
Berdasarkan data yang dihimpun, enam kandidat yang masuk bursa Ketua DPC PKB Alor adalah
Paulus Brikmar, Ernest Mandela Mokoni, Sam Sudarmi, Abdul Rajab Leki, Simeon Atabikil, Sumartono Manilaka. Selain itu, forum juga mengusulkan Abubakar Bara sebagai Ketua Dewan Syuro, yang dikenal sebagai tokoh Nahdlatul Ulama di Kabupaten Alor.
Pelaksanaan Muscab berlangsung dalam suasana kekeluargaan dengan dinamika forum yang dinilai sehat, tanpa eskalasi konflik atau intrik politik berlebihan.
Hal ini menjadi sinyal positif bahwa PKB Alor sedang memasuki fase konsolidasi menuju penguatan organisasi dan kepercayaan publik.+++
j.k
