Setelah Jadi Bupati, Iskandar Ingkar Janji, Uang Pinjaman Deni Karpui Tak Kunjung Kembali

Total dana yang diklaim belum dikembalikan mencapai lebih dari Rp200 juta

KALABAHI, – Mantan Ketua Tim Pemenangan Paket Is The Rock Kecamatan Teluk Mutiara, Deni Karpui atau yang akrab disapa Ulos, mengaku akan kembali mendatangi Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Alor untuk meminta kejelasan terkait dana yang menurut pengakuannya pernah dipinjamkan saat proses Pilkada berlangsung.

Kepada media, Deni mengaku telah dua kali berupaya bertemu langsung dengan Bupati Alor, Iskandar Lakamau, SH, MH, guna menanyakan pengembalian dana tersebut. Namun hingga kini, kata dia, belum ada kejelasan mengenai pengembalian uang yang dimaksud.

“Saya ini pengusaha. Uang ini sudah terendam cukup lama. Ketika itu saya diminta membantu terkait kebutuhan partai pengusung dan dijanjikan akan diganti,” ujar Deni kepada media ini 10 Juni 2026 di Kalabahi.

Menurut pengakuannya, dana yang diserahkan secara langsung berjumlah Rp145 juta. Ia mengklaim penyerahan tersebut disaksikan oleh beberapa pihak, termasuk Ketua Partai Buruh Kabupaten Alor saat itu, Daud Padama.

Selain itu, Deni juga mengaku pernah melakukan transfer dana sebesar Rp65 juta kepada Iskandar Lakamau saat berada di luar daerah. Ia menyebut memiliki bukti transfer atas transaksi tersebut.

Dengan demikian, menurut perhitungan Deni, total dana yang diklaim belum dikembalikan mencapai lebih dari Rp200 juta.

Deni menegaskan bahwa dirinya masih mengedepankan komunikasi secara langsung dengan Bupati Alor. Namun apabila tidak memperoleh kejelasan, ia mempertimbangkan untuk membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.

“Saya sedang mengatur waktu untuk datang ke Rujab Bupati dan mempertanyakan dana saya ini. Jika tidak ada kejelasan, saya akan menempuh langkah hukum agar semuanya menjadi terang-benderang,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Bupati Alor, Iskandar Lakamau, belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui nomor telepon yang diperoleh media belum berhasil karena nomor yang dihubungi tidak aktif.+++


j.k


 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *