suluhnusa.com_Panas terik matahari yang menyekat tidak menyurutkan semangat para bikers, rombogan Sepeda Kompas Jelajah Flores-Timor yang tiba di Kefamenanu Senin petang 22 Agustus 2016. Rombongan pesepeda bersama tim medis dan tim media dari Kompas dijemput di Oeperigi, perbatasan TTU dan TTU.
Sebanyak 74 pesepda dari berbagai daerah dalam dan luar negeri ikut ambil bagian dalam kegiatan Kompas Jelajah Flores-Timor. Sejak pekan kemarin, 13-19 Agustus, para pesepeda menyusuri pulau Flores dari ujung Barat higga ke ujung Timur Pulau bunga. Untuk etape di pulau Timor, peserta mengawali perjalanan dari Kupang menuju kabupaten TTS dimana pesepeda melahap 105 km untuk tiba di Kota Seo.
Rombongan pesepeda melanjutkan perjalanan ke Kefamenanu ibu Kota Kabupaten TTU. Perjalanan dimulai dari depan Kantor Bupati TTS pada pukul 8 pagi dan sekira pukul 4 sore, para pesepda memasuki kota kefamenanu. Rombongan yang dikwawal oleh tim kompas dan satlantas polres TTU langsung menuju ke alun-alun kantor bupati TTU. Peserta diterima oleh Wakil Bupati TTU Alo Kobes, Sekda TTU Jack Amfotis, pmpinan DPRD Kabupaten TTU dan unsur muspida lainnya.
Salah satu peserta Melia Suteja (27) asal Jakarta ketika ditemui disela-sela acara penjemputan, mengatakan bahwa kegiatan Kompas jelajah Flores-Timor merupakan ajang untuk mempromosikan potensi wisata di Indonesia Timor kepada dunia. “kita berharap melalui kegiatan Kompas jelajah Flores-Timor ini, potensi wisata di wilyah Indonesia Timur bisa terekspose ke dunia luar” pungkas Melia dengan nada tergesa-gesa karena baru saja menyelesaikan etape kedua di Pulau Timor sepanjang 84Km.
Senin malam, semua peserta dan tim kompas dijamu makan malam di rumah jabatan Bupati TTU. Dalam acara malakan malam, Bupati TTU Ray Fernandez menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kompas yang telah menginisiasi kegiatan jelajah Flores-Timor. Ray mengatakan kegiatan seperti ini sangat baik untuk mendongkrak promosi potensi wisata diwilayah yang dipimpinnya.
Selanjutnya, etape kegita di Pulau Timor yang merupakan etape terakhir dari rangkaian Kompas jelajah Flores-Timor yang berjarak 1.200 Km. Etape ketiga (23/8/16) akan dimulai dari depan Kantor Buapti TTU, menuju Wini, lalu ke Ponu dan berakhir di Motaain perbatasan Indonesia-Timor Leste. Selanjutnya rombongan pesepeda akan kembali ke Atambua sebagai tujuan akhir dari rangkaian tour Kompas Jelajah Flores-Timor.
Marcel Manek-Koord.Advocacy Division
Institute For Women Human Right-Sub Office Kefamenanu,TTU-NTT
Phone.(0388)-31777. Mobile.085339024835/081236947727-PIN BB 2376F7BF
E.marcelmonemnasi@gmail.com
