Ribuan Kader Stunting Lembata Sambut Melki Laka Lena, Semua Posyandu Dapat Bantuan Alat Antropometri

SULUH NUSA, LEMBATA – RIBUAN Kader Stunting se Kabupaten Lembata antusias menyambut kehadiran Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Lakalena, di Kabupaten Lembata.

Kehadiran Melki Laka Lena di Lembata bersama rombongan disambut Penjabat Bupati Lembata, Matheos Tan, Ketua DPRD Lembata, Petrus Gero.

Ketua DPD I Golkar NTT ini hadir untuk melakukan sosialisasi Promosi dan KIE Program Percepatan Penurunan Stunting oleh BKKBN NTT di Wilayah Khusus Bersama Mitra Kerja Komisi IX DPR RI, di ballroom Olympic, 18 Agustus 2023.

Hadir juga Kapolres Lembata, Josephine Vivick Tjangkung, Wakil Ketua DPC Golkar Lembata Piter Bala Wukak dan kader Golkar Lenbata lainnya.

Pada kesempatan itu Melki mengungkapkan, sesuai arahan Presiden Jokowi, untuk urusan stunting anggarannya langsung diberikan kepada daerah dan Desa agar tepat sasaran.

“Arahan Pak Jokowi untuk anggaran Stunting langsung diberikan kepada desa dan daerah. Agar tepat sasaran. Tidak lagi dengan membeli makanan instan misalnya biskuit dan lain lain. Tetapi beli telur ikan lalu masak di Posyandu dan langsung diberikan kepada sasaran stunting”, ungkap Melki Laka Lena.

Selain itu, Melki mengungkapkan untuk tahun ini, anggaran  pengentasan stunting khusus di Kementerian Kesehatan yang menjadi mitra Komisi IX DPR RI mencapai Rp 2,4 triliun. Anggaran ini direalokasikan untuk membeli alat USG dan antropometri.

Dalam kesempatan itu, Melki menjelaskan sebanyak 4 puskesmas di Lembata yang belum mendapat alat USG akan dipenuhi pada tahun ini.

 

Menurut Politisi Partai Golkar itu, semua Puskesmas nanti memiliki USG untuk melihat bayi dalam perut ibu, dan antropometri untuk mengukur bayi yang standarnya sama secara nasional untuk setiap posyandu.

“Tahun ini akan dibagikan ke semua posyandu. Kalau Lembata belum mendapat kiriman dari Pusat bisa dikomhnikasikan. Kuta bantu untuk ingatkan pemerintah pusat” kata Melki.

Ia meminta kerja semua pihak untuk membantu menurunkan angka stunting.

“Kalau semua kerja keras semacam ini, target Presiden, Gubernur dan kita semua, NTT bisa di bawah 10 persen di akhir masa jabatan Pak Jokowi,” ungkap Melki.

Kunjungan Melki Laka Lena di Lembata ini bersama Anggota DPRD Provinsi NTT, Yohanes De Rosari dan para pengurus Golkar NTT, diantaranya Laurensius Leba Tukan, Wakil Sekretaris Media dan Penggalangan Opini DPD I Golkar NTT, Mariagoreti Tokan, Ketua Himpunan Wanita Karya dan Toni Kleden, Tim Media Golkar NTT.

Kapolres Lembata, Josephine Vivick Tjangkung,  mengungkapkan, untuk membantu pemerintah dalam menurunkan angka stunting, Polres Lembata melahirkan program Polisi sebagai Orang Tua asuh Stunting.

Kapolres Vivick mengungkapkan pihak kepolisian peduli generasi Lembata dengan berbagai program diantarabya polisi sebagai orang tua asuh stunting, Polisi RW, GO To School dan lainnya.

Di hadapan Melki Laka Lena, Kapolres Vivick berkomitmen untuk terus membantu pemerintah menurunkan angka stunting dengan membangun kesadaran masyarakat di berbagai lapisan. +++sandrowangak

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *