Ini Daftar Sekolah di Lembata Yang Terpapar Covid

SULUH NUSA, LEWOLEBA – Penyebaran covid 19 meningkat drastis beberapa hari belakang di Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, NTT.

JIKA dua hari yang lalu, Minggu (20/2), hanya ada 55 kasus aktif Covid-19, hari ini bertambah lagi 19 kasus terkonfirmasi Covid-19.

Data Satgas Covid-19 Kabupaten Lembata, Selasa (22/2/2022), menunjukan, 19 kasus aktif, sehingga total kasus terkonfirmasi covid-19 menjadi 61 orang.

Ke 19 warga Lembata yang terkonfirmasi Covid-19 tersebut kini sedang menjalani Isolasi mandiri.

Sedangkan sebanyak 9 pasien terkonfirmasi Covid-19, kini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit.

Total warga terkonfirmasi Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri sebanyak 52 orang.

Namun, kesadaran warga untuk menerima vaksinasi Covid-19 terus berjalan setiap hari cukup menggembirakan.

Hari ini, sebanyak 501 warga menerima vaksinasi Dosis pertama, 106 menerima vaksinasi dosis kedua.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata, Gabriel Bala Warat, dikonfirmasi Media ini, Selasa (22/2) petang, membenarkan adanya peningkatan kasus covid-19 hari ini.

Namun dirinya menjelaskan, seluruh warga terkonfirmasi Covid-19 tersebut tanpa gejala dan menjalani isolasi mandiri. Hanya 9 pasien yang menjalani perawatan di Rumah Sakit.

“Kita tetap menghimbau setiap kita untuk menghadapi Prokes. Apalagi perkiraan Kemenkes bahwa pada bulan ini terjadi peningkatan signifikan,” ujar Kadis Kesehatan Kabupaten Lembata, Gabriel Bala Warat.

Namun demikian, Kadis Kesehatan mengingatkan warga Lembata untuk tidak berlebihan berlebihan terhadap peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Lembata.

Peningkatan kasus covid ini mengakibatkan penutupan sekolah di Lembata selama 10 hari.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, Anselmus Ola Bahy di konfirmasi media, 23 Februari 2022 membenarkan penutupan sekolah ini.

Berikut daftar sekolah yang siswa dan gurunya terpapar virus corona yakni SMP ST. Pius, SDK DON BOSCO, SDI 2 Waikomo, SMP 4 Nubatukan, SMA I Nubatukan, SMK Kawula Karya, SDN Waikomo dan SDK Lelawerang.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata dalam surat edaran bernomor : DISDIK. 420/II/199/II/2022, menegaskan bagi satuan Pendidikan yang siswa atau gurunya terpapar covid ditutup selama 10 hari.

Sedangkan satuan Pendidikan semua tingkat yang belum siswa atau gurunya belum terpapar covid tetap melakukan KBM tatap muka secara terbatas dengan sistim shift sembari menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Yang melanggar akan diberi sanksi”, tulis Kadis Pendidikan dalam edarannya.

Sayangnya disaat sekolah dilarang menggelar KBM kegiatan Festival Sare Dame tetap dilaksanakan dengan mengumpulkan banyak masyarakat di satu tempat. +++sandrowangak

One comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *