Strategi Butuh Statistik: Membaca Arah Pertumbuhan Ekonomi Lembata

Penulis: Maria Kewa, Pegawai BPS Kabupaten Lembata

LEWOLEBA – Bagi banyak orang statistik hanyalah deretan angka yang membosankan. Namun tanpa disadari dibalik angka tersebut tersimpan arah masa depan Lembata.

Pertumbuhan ekonomi bukan sekedar angka berapa persen tetapi dibalik angka tersebut ada cerita tentang petani yang hasil panennya membaik, ada kisah nelayan yang penghasilannya meningkat.


Statistik yang dianggap membosankan itu menyimpan ketimpangan pembangunan dan potensi masa depan. Statistik bukan sekedar laporan semata namun merupakan kompas pembangunan.


Bayangkan jika kita berada disebuah kapal ditengah laut dengan nahkoda yang menggerakan kapal tanpa kompas. Kapal tersebut bergerak namun tidak tahu arah dan tujuan.

Begitulah jika Pembangunan tanpa data, sekilas terlihat begitu banyak program dan pembangunan namun tidak tepat sasaran. Statistik sangat penting dalam menyusun strategi pembangunan, sebagai penunjuk arah arah yang tepat, sektor yang perlu dikembangankan, daerah yang perlu pembangunan. Ekonomi yang sehat bukan hanya berdasarka kerja keras, tetapi juga kerja cerdas.


Dalam pembangunan suatu wilayah, perekonomian wilayah tersebut perlu dikembangkan secara terencana dan terpadu. Pembangunan yang dilakukan sudah pasti menuju pada suatu perubahan yang mengarah kepada kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.


Indikator yang dapat digunakan untuk melihat kondisi perekonomian suatu wilayah antara lain Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), baik atas dasar harga berlaku maupun atas dasar harga konstan. PDRB didefinisikan sebagai jumlah seluruh barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi di suatu wilayah.

Di Lembata data pertumbuhan ekonomi bukan sekedar laporan triwulanan atau tahunan, tetapi merupakan cerminan ekonomi masyarakat.

Ketika PDRB tumbuh positif artinya ada aktivitas ekonomi yang bergerak dimana lebih banyak barang dan jasa diproduksi. Sebaliknya jika pertumbuhan melambat
artinya aktivitas ekonomi menurun dan produksi berkurang.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Lembata, pada tahun 2023 ekonomi Kabupaten Lembata tumbuh sebesar 2,58 persen. Sementara itu, untuk tahun 2024 tercatat ada peningkatan laju pertumbuhan menjadi 3,34 persen. Data ini menunjukan bahwa perekonomian
Lembata mulai bergerak lebih dinamis. Pertumbuhan dari 2,58 persen ke 3,34 persen merupakan sinyal positif yang menandakan produksi dan konsumsi mengalami perbaikan yang masih harus di dorong lebih lanjut.


Pertumbuhan positif ini perlu dijaga dan dipercepat. Lembata memiliki potensi besar disektor pertanian, perikanan dan pariwisata yang jika dikelola dengan tepat dapat mendorong perekonomian di Kabupaten Lembata.


Membaca pertumbuhan ekonomi tidak cukup berhenti pada angka. Tidak hanya melihat berapa persen pertumbuhannya namum sangat penting untuk memahami struktur dan kualitas pertumbuhan
serta sektor apa yang mendorong pertumbuhan tersebut.

Distribusi PDRB menurut lapangan usaha di dominasi oleh sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi sebesar 37,05 persen di
tahun 2024.

Fakta ini menegaskan bahwa Lembata masih berkarakter agraris dengan mayoritas masyarakat hidup dari hasil bumi dan laut.

Informasi ini penting karena setiap sektor yang dominan akan mempengaruhi kebijakan pembangunan.


Tantangannya adalah memastikan kebijakan pemerintah berdasarkan data dan analisis yang jelas, bukan sekedar asumsi dan intuisi. Kebijakan tanpa data seperti memberikan obat kepada pasien
tanpa memeriksa terlebih dahulu. Bisa saja obat yang diberikan cocok namun resiko salah obat sangat besar.


Nah, data statistik adalah hasil pemeriksaan yang dapat membantu pemerintah dalam memberikan resep kebijakan dengan tepat. tanpa data strategi hanyalah sebuah tebakan. Data merupakan fondasi yang memberikan arah bagi kebijakan. Dengan membaca pertumbuhan ekonomi Lembata bisa melangkah lebih pasti menuju kesejahteraan.


Penulis: Maria Kewa, Pegawai BPS Kabupaten Lembata

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *