Sinergi KAHMI Lembata dan Pemuda Islam Kolipadan Meriahkan Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H

Malam penuh keberkahan menyelimuti Desa Kolipadan saat masyarakat berkumpul memperingati peristiwa turunnya Al-Qur'an (Nuzulul Qur'an) 1447 Hijriah.

LEMBATA – Malam penuh keberkahan menyelimuti Desa Kolipadan saat masyarakat berkumpul memperingati peristiwa turunnya Al-Qur’an (Nuzulul Qur’an) 1447 Hijriah.

Acara yang mengusung semangat kolaborasi ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari anak-anak, dewasa, hingga ibu-ibu Majelis Ta’lim se-wilayah Lewulun.

Peringatan tahun ini menjadi istimewa berkat kolaborasi apik antara KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) Lembata dengan Pemuda Islam Kolipadan.

Berbagai kegiatan positif digelar untuk menghidupkan syiar Islam di tanah Lewulun. Aneka Lomba dan Semarak Budaya Islam.

Rangkaian acara diwarnai dengan aneka perlombaan yang memicu antusiasme warga, di antaranya : Lomba Pengajian, Diikuti oleh kategori anak-anak dan dewasa untuk mengasah kualitas bacaan Al-Qur’an dan Lomba Qasidah Menampilkan kreativitas anak- anak dan ibu-ibu Majelis Ta’lim sewilayah Lewulun yang membawakan pesan-pesan religius lewat nada, 8 Maret 2026.

Ketua Panitia Abdul Syukur dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini dimeriahkan dengan Lomba baca Alquran oleh anak-anak Remaja dan Kasidah.

Bukan lomba yang menjadi tujuan akhir melainkan rajutan silaturahmi yang antar sesame. Sebelum mengakhiri, Syukur juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh umat yang telah mendukung teristimewa KAHMI Lembata serta mengharapkan senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban selama perlombaan berlangsung.

Wakil Ketua BPM Rahudatul Mustaqiem Jalal Rebong, S.Pd dalam sambutan memberikan apresiasi dan mengharapkan kegiatan ini menjadi fondasi untuk meghidupkan semangat generasi dalam mencintai Alquran dan Masjid, selain itu Beliau juga menyampaikan kegiatan ini kolaborasi dari semua stakeholder termasuk BPM.

Momentum Penuh Makna ini juga untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.

Tokoh Muda Anak Tanah Lewotanah Ibrahim Kader, S.Pi dalam sambutan mengapresiasi keaktifan pemuda dalam menjaga nilai-nilai spiritualitas di Kolipadan dan juga memberikan apresiasi Kolaborasi MD KAHMI Lembata Bersama Pemuda Islam Kolipadan.

Kegiatan ini jangan hanya diisi saat Nuzul Quran tetapi juga dapat menjadi pedoman untuk kehidupan di Tengah Masyarakat. Makna dalam surah yang dibacakan oleh peserta mestinya menjadi refleksi untuk menjalankan kehidupan antar sesame.

Kader, yang juga Komisioner KPU Lembata mengajak semua stakeholder yang ada di desa agar senantiasa berkolaborasi dalam bentuk kegiatan apapun termasuk kegiatan keagamaan.

Koordinator Presidium MD KAHMI Lembata Mustan Boli, M.Si dalam sambutan menyampaikan kehadiran KAHMI Lembata dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami terhadap dua hal : Keadaban (Religiusitas) dan Kecendekiaan.

Bagi kami di KAHMI, Al-Qur’an bukan hanya kitab yang dibaca saat pengajian atau dilombakan lewat seni Qasidah, melainkan manual book atau panduan bagi kita untuk membangun tatanan sosial yang adil dan makmur.

Kolaborasi antara KAHMI Lembata dengan Pemuda Islam Kolipadan malam ini adalah bukti nyata bahwa energi kaum intelektual dan semangat militansi pemuda desa bisa menyatu dalam satu napas perjuangan syiar Islam.

“Kami sangat bangga melihat anak-anak kita ikut berlomba pengajian. Ini adalah investasi jangka panjang. Kita tidak hanya sedang mencetak qori atau qoriah, tapi kita sedang menanamkan karakter Qur’ani di hati calon pemimpin masa depan Lewulun. Selain itu, Beliau juga menekankan pentingnya peran intelektual muslim dalam membangun desa melalui program – program yang ada di desa salah satunya Adalah Program Makan Bergizi Gratis, kita jangan jadi penonton tetapi harus mampu berkreasi dan berinovasi melalui persedian Bahan pangan yang dibutuhkan untuk program tersebut”, ungkap Mustan yang juga dikenal Mantan Camat Nagawutun.

Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Desa Kolipadan, Rumlan Dadu. Dalam sambutannya, beliau berharap kegiatan seperti ini menjadi agenda rutin yang mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat di wilayah Lewulun.

“Kolaborasi antara organisasi daerah seperti KAHMI dan pemuda desa adalah kunci kemajuan kita bersama, terutama dalam menjaga akhlak generasi mendatang,” ujar Rumlan Dadu.

Acara ditutup dengan Zikir Bersama yang dipimpin oleh Al-Ustadz Ismail Damir. Lantunan doa dan zikir menggema, membawa suasana haru dan ketenangan bagi seluruh jamaah yang hadir.+rifly

3 Comments

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *