SULUH NUSA, LEMBATA – Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Salib Suci Hoelea(PSSHL) melakukan kegiatan Pekan OMK.
Orang muda yang beriman tentu memiliki kerinduan dan keinginan tersendiri untuk bisa melayani gereja dengan maksimal. Tujuan ini bisa tercapai lebih mudah jika orang muda katolik melakukannya bersama teman-teman dalam satu perkumpulan. Anggota OMK Hoelea akan mempunyai kesempatan lebih besar untuk ikut melibatkan diri dalam berbagai acara keagamaan.
Beberapa di antaranya adalah menjadi koordinator atau pemazmur di bagian liturgi maupun menjadi koordinator insidental saat perayaan besar seperti Natal atau Paskah.
Selain kegiatan di dalam ruang lingkup gereja, OMK pun bisa turut menyebarkan kasih Tuhan dengan terlibat dalam berbagai aksi sosial seperti penggalangan dana.
Hal ini disampaikan oleh Ketua OMK Hoelea, Ketua OMK, Yohan Edangwala saat kegiatan yang dilakukan pada Kamis-Minggu, 17-20 November 2022 di Stasi Sta. Maria Isabela-Balauring.
Yohan mengungkapkan kegiatan OMK, bertujuan untuk mengembangkan potensi dan karakter anggota dalam berkembang bersama kelompok, tetapi juga mampu mengembangkan potensi dan kemampuan diri sendiri.
Yohan menjelaskan pekan OMK adalah kegiatan pendalaman iman dan kerohanian. Dengan bergabung bersama perkumpulan ini, orang muda katolik mendapat ilmu yang lebih dalam mengenai keimanan Katolik, termasuk pentingnya pertobatan serta menjalankan misa pada waktu-waktu tertentu.
“Pengetahuan keimanan adalah modal penting untuk menjalani kehidupan di mana pun kamu berada. Saat mempertebal keimanan bersama saudara-saudara dalam satu perkumpulan, kamu diharapkan bisa selalu mengingat dan menemukan Tuhan dalam semua aspek kehidupan. Dengan begitu, kekudusan dalam aktivitas sehari-harimu akan lebih mudah untuk dicapai, ” Ungkap Yohan.
Kegiatan yang bertemakan “Menjadi Sahabat Seperjalanan Dalam Membangun Solidaritas Antar Generasi” ini dilakukan pada Kamis-Minggu, 17-20/11/2022 di Stasi Sta. Maria Isabela-Balauring.
Ada berbagai kegiatan dilakukan, diantaranya Prosesi Salib OMK, Mendengarkan Materi, Perlombaan Mambaca Kitab Suci dan Mazmur, Kerja Bakti, Olahraga serta perayaan Ekaristi peringatan Hari Orang Muda Sedunia.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperingati hari Orang Muda Sedunia ke-37 pada Minggu, 20/11, selain itu kegiatan akbar ini bertujuan untuk meningkatkan solidaritas dan menjalin rasa persaudaraan dan keakraban antara orang muda, sebagai Sahabat Seperjalanan” ungkapnya.
Selain itu, Pastor Paroki SSHL, Agustinus Guna menyampaikan bahwa kegiatan Pekan OMK ini seharusnya sangat menggembirakan karena menjadi kesempatan bagi kita untuk merefleksikan dan merenungkan serta menggeluti diri kita sendiri.

“Menggeluti harapan kita dan orangtua serta harapan orang lain. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi kita untuk membagi rasa persaudaraan satu sama lain. Kita adalah saudara dan saudari dan sahabat seperjalanan, sehingga mari kita saling menjaga satu sama lain. “tutur Romo Agus. +++kristina









