Beredar Video Amatir Tanda Tanda Gunung Hobal Meletus atau Gunung Ili Werung Beranak Lagi ?

Suluh Nusa, Lembata – Bertepatan dengan satu tahun erupsi gunung Ili Lewotolok, Kabupaten Lembata, masyarakat dihebohkan dengan beredarnya video amatir terkait tanda tanda meletusnya gunug  Hobal di Kecamatan Atadei, Kabupaten Lembata, NTT.

Ada dua video yang beredar luas di di media sosial baik facebook dan WAG. Video pertama berdurasi sekitar 29 detik dan video kedua berdurasi 13 detik. Dalam video amatir yang dibagikan warga tersebut, terlihat puncak Gunung Hobal yang kelihatan dari ketinggian dengan akrivitas buangan emisi gas belerang.

Gunung Hobal adalah satu Gunung Api Aktif yang letaknya di dalam laut di Pantai Selatan Kabupaten Lembata,  Kecamatan Atadei, NTT.

Dilansir dari https://vsi.esdm.go.id/, letak geografis Gunung Hobal 8º22′26″ LS dan 123º35’26” BT.

“Tidak banyak data mengenai gunung ini. Karena loksinya yang berada dibawah laut, maka potensi wisata di sekitar G. Hobal adalah pemandangan pantai yang dipadu dengan fenomena gunungapi bawha laut, serta sekitarnya berupa jajaran G. Ili Gripe dan G. Ili Werung. Letak gunung ini sekitar 200 meter dari pesisir pantai Waiteba, pantai yang disapu gelombang tsunami bulan Juli 1979. Musibah tsunami tersebut menenggelamkan separuh dari wilayah bekas ibu kota Kecamatan Atedai, bersama ratusan penghuninya,” demikian data yang yang ditulis website vsi.esdm,go.id.

Sebelum G. Hobal meletus sekitar 1970-an, puncaknya muncul diatas permuakaan laut saat air surut. Namun saat terjadi pasang, gunungapi itu kembali tenggelam. Namun saat ini, saat air surut pun gunung tersebut tidak terlihat, kemungkinan puncaknya sudah tergerus gelombang laut. Letusan G. Hobal terkahir terjadi pada tahun 1999, saat itu hembusan asap putih keluar dari permukaan laut setingi ±100 meter.

Sejak saat itu, Gunung Hobal baru kembali mengeluarkan gas emisi blerang 29 November 2021, sekitar Pkl. 09.05. wita.



Dilansir dari berbagai sumber gunung hobal adalah gunung berapi yang letaknya dibawah laut, berposisi di ujung Tanjung Atadei pada pesisir selatan pulau Lembata. Secara geologis Tanjung Atadei ini dibentuk oleh aktivitas Gunung Iliwerung, sebuah gunung berapi besar yang secara historis menjadi “induk” Gunung Hobal. Gunung berapi besar dengan puncak setinggi 1.1018 meter dpl ini tumbuh di sisi selatan Kaldera purba Lerek dan terkenal rajin meletus. Semenjak 1870 hingga sekarang Iliwerung tercatat telah 17 kali meletus, atau rata-rata terjadi sebuah letusan setiap 8 tahun.

Dari Gunung Iliwerung inilah lahir Gunung Hobal, yang dalam khasanah kegunungapian merupakan gejala gunung (berapi) parasiter. Sebuah gunung berapi umumnya menyalurkan magmanya lewat saluran utama yang berujung di kawah utama di puncak.

Bila letusan tak hanya sekali namun berulang-ulang lewat celah yang sama sembari menumpuk lava disekelilingnya hingga lama-kelamaan kian tinggi membukit, maka terbentuklah kubah lava besar yang adalah gunung parasiter atau gunung adventif atau anak gunung berapi.

Gunung parasiter merupakan fenomena yang umum dijumpai di lingkungan gunung-gunung berapi Indonesia, meski tak semua gunung berapi mengandung gunung-gunung parasiter di lereng-lerengnya. Dan Gunung Hobal atau gunung baru yang muncul dalam video amatir warga ini adalah bagian dari parasiter Gunung Ile Werung.

Sampai berita ini ditulis belum ada pernyataan remisi esmi terkait aktivitas vulkanologi gunung Ili Werung dari PGA Ile Werung. Berdasarkan video CCTV ada emisi abu dari arah Gunung Hobal, sampai beredarnya video amatir di media sosial. Dua video amatir tersebut dibagikan oleh Ckoban dalam WAG Info Gunung Api Lembata. +++sultansabatani/sandrowangak

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *