suluhnusa.com – Agustinus Payong Boli, Wakil Bupati Flores Timur, pada Kamis (15/8/19) hadir langsung pada Kamis malam membuka Konser Amal, di Desa Tuwagoetobi Kecamatan Witihama, Pulau Adonara. Konser Amal ini, bertujuan untuk mencari dana pembangunan dan kelengkapan Kapela Santu Pankrasius Oringbele Gunung Desa Tuwagoetobi.

Konser yang mengambil tempat di Lapangan Bola Kaki Desa Tuwagoetobi ini dihadiri Kepala Desa se -Kecamatan Witihama dan Ile Boleng, Kelompok Pelaku Usaha Kecil dan Menengah, Kepala BUMN, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan sedikitnya 2.000 penonton.
Agus Boli dalam sambutannya menyampaikan, ada tiga unsur penting dalam pembangunan. Tiga unsur itu antara lain ; Masyarakat, Tokoh Adat, dan Tokoh Agama. Dalam kesempatan itu pula, ia mengapresiasi kerja sama yang dibangun oleh panitia penyelenggara, dimana konser amal untuk pembangunan gereja katolik namun umat muslim memiliki andil, baik dalam menjaga keamanan maupun menyumbang untuk pembangunan gereja tersebut.
“Tite Lamaholot Mela sare titen deina de Pupu hugu, herun haban. Noone tekan, take amet” (Kita orang Lamaholot, kebaikan kita itu pada hidup bersama, berkumpul, berjumpa dan silahturahmi. Ada makanan, kita makan sama -sama, tidak ada atau kurang, kita saling memahami satu dengan yang lain). Itu hakikat peradaban Lamaholot. Artinya, Lamaholot mengedepankan Kebersamaan, persaudaraan dan kekeluargaan. Ada materi atau tidak, bukan ukuran,”ungkap Agus Boli.
Konser dan pentas amal itu di isi oleh artis-artis lokal Flores Timur diantaranya, Martin Kurman, Supri, Vicki Lonek, Devas Tokan, Ema Wokan, dan Yosep Alibaba.
Dengan mengambil titik awal di Desa Tuwagoetobi, konser dan pentas amal ini akan berlanjut pada titik-titik berikutnya yaitu, di Desa Lambunga, Witihama, Puka One, Larantuka, dan Kota Lewoleba.
Severinus Laga Payon yang hadir dalam Konser dan Pentas Amal tersebut mengatakan kegiatan ini selain untuk mencari dana, juga merupakan ruang kreasi bagi kaum muda mengembangkan bakat dibidang musik, dan hiburan bagi masyarakat di desa.
(Oktavianus Bali/Pengurus Agupena Flotim)
