suluhnusa.com_Tingkatkan rasa cinta tanah air, Batalyon Infanteri 900/Raider Udayana yang bertempat di Singaraja menggelar latihan Bela Negara.
Perlunya memupuk rasa cinta tanah air pada tiap individu dipandang perlu, oleh karenanya, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat menggelar Latihan Bela Negara 2014.
Sebanyak 110 orang mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) mengikuti pelatihan Bela Negara ini. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Komandan Batalyon Infanteri 900/Raider Udayana pada tanggal 30 Oktober Kemarin.
Kegiatan pelatihan akan digelar di sekitar kompi Batalyon 900/Raider selama empat hari yaitu dari tanggal 30 Oktober hingga 2 November 2014.
Dr. I Gusti Ngurah Pujawan, M.Kes, Pembantu Rektor III Undiksha mengatakan pelatihan bela negara, merupakan wujud nyata Undiksha Singaraja. Ratusan peserta Pelatihan Bela Negara ini diharapkan mampu turut serta membangun semangat persatuan dan kesatuan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Pelatihan bela negara ini sebagai upaya peningkatan rasa berbangsa dan bernegara, rela berkorban dan cinta tanah air. Kini berbagai persoalan bangsa Indonesia kian memerlukan penyelesaian dan peranan generasi muda, agar dapat membantu bangsa ini, menjadi berkembang dan maju,” ujar Pujawan, Kamis 30 Oktober 2014 usai apel pelatihan Bela Negara.
“Peserta yang mengikuti pelatihan ini diharapkan dapat menularkan disiplin dan materi serta pengalaman yang didapatkan selama pelatihan kepada teman-temannya di lingkungan kampus”, tambahnya.
Dia menerangkan, perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi, secara tidak langsung mempengaruhi budaya tingkah laku dan pola pikir generasi muda. Sebagai antisipasi dari tindakan yang menyimpang. Generasi muda mesti mendapatkan pemahaman mengenai semangat nasionalisme kebangsaan dan cinta tanah air.
Kegiatan pelatihan bela negara ini, salah satu tujuannya adalah membentuk karakter generasi muda yang tangguh baik fisik dan mental. “Melalui kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, kami di jajaran Rektorat Undiksha berharap agar peserta memiliki kesadaran akan pentingnya Ideologi Pancasila, UUD 45, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, sebagai empat pilar kebangsaan.
Dari itu, pertahanan mental akan semakin kuat, termasuk pertahan fisik, dalam menjunjung rasa persatuan dan kesatuan,” terangnya.
Komandan Batalyon Infanteri 900/Raider Mayor Inf. Ardiansyah, yang juga komandan latihan bela negara, menegaskan, acara ini berlangsung setiap tahun dan diselenggarakan di Batalyon 900/Raider.
Sejumlah pembekalan mental dan pembelajaran wawasan dasar diberikan di kelas. Pelatihan dipandu oleh instruktur kegiatan dari Batalyon 900/Raider. Pihaknya berharap dengan mengikuti pelatihan bela negara, seluruh peserta mampu menjadi pribadi yang memiliki rasa sosial tinggi, kepedulian terhadap sesama, dan semakin bangga terhadap tanah air.
“Kami ingin mahasiswa-mahasiswi memiliki rasa cinta terhadap tanah air. Pasca kegiatan pelatihan bela negara ini, mereka menjadi pribadi yang lebih disiplin dan memiliki daya tahan tangguh serta mampu melaksanakan pendidikan perkuliahan dengan baik di Undiksha Singaraja,” tegasnya.
Dikatakan Ardiansyah, sejumlah materi diberikan kepada mahasiswa-mahasiswi, termasuk pemahaman bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara, sesuai dengan UUD 1945 Pasal 27 Ayat (3).
“Peserta diberikan materi di lapangan dan di kelas, termasuk mengenai wawasan nusantara, daya tahan di lapangan, latihan menembak dan outbond,” jelasnya.
Sementara itu Arief Billah, Ketua Panitia Bela Negara, mengungkapkan peserta yang terdiri dari mahasiswa dan mahasiwi diharapkan agar semakin mencintai bangsa Indonesia.
“Selama ini generasi muda cenderung lebih banyak mencintai budaya asing. Untuk itu, melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat cinta tanah air dan mampu meningkatkan disiplin peserta,” tandasnya. (ninyomansunuasih)
