suluhnusa.com_Ruas Jalan Udayana – Jalan Kartini, Singaraja belakangan kondisi tanahnya tergolong labil. Kendaraan yang melintas di jalan ini pun cukup padat dengan tonase kendaraan yang berat.
Tak pelak jalan ini menjadi bergelombang dan bahkan banyak yang berlubang. Mengatasi kondisi ini, Pemkab Buleleng melakukan perbaikan di ruas jalan ini melalui anggaran APBD induk tahun 2015. Perbaikan jalan ini dilakukan menggunakan beton dan menelan anggaran Rp. 4,7 miliar.
Informasi yang dikumpulkan di lapangan, proyek betonisasi Jalan Udayana – Jalan Kartini, Singaraja ini Senin (30/3) kemarin, mulai dikerjakan. Sebuah alat berat tampak mengeruk aspal di Jalan Udayana Singaraja sebelah barat.
Proyek betonisasi ini dikerjakan oleh rekanan PT Aditya Sinar Pratama dengan nilai kontrak Rp. 4,7 miliar dari total pagu awal Rp. 5,7 miliar. Jalan sepanjang 1,2 kilometer ini berakhir masa pengerjaannya 9 Juli 2015 mendatang. Sejak proyek ini dimulai, personel Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng ditugaskan mengatur arus kendaraan agar tidak menimbulkan kemacetan.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PU Buleleng, I Made Suwitra, menjelaskan, perbaikan jalan ini dilakukan dengan pengerasan menggunakan sistem betonisasi. Pola perbaikan ini, untuk memberikan kenyamanan yang maksimal kepada pengguna jalan di Jalan Udayana – Jalan Kartini. Apalagi struktur tanah di ruas jalan ini tergolong labil.
”Tanahnya labil sehingga pola pengerasan dengan betonisasi ini untuk memberikan kenyamanan pengguna jalan yang tergolong ramai dan menjadi jalur lintasan truk bertonase berat,”katanya.
Menurut Suwitra, sesuai bestek proyek, ruas Jalan Udayana – Jalan Kartini akan menggunakan tiga lapis beton dengan ketebalan 45 centimeter. Fondasi menggunakan agregat batu pecah setebal 20 centimeter. Lapisan kedua beton nonstruktur setebal 5 centimeter dan beton lapisan atas setebal 20 centimeter. Dengan perbaikan ini, umur kedua ruas jalan ini diperkirakan tahan sampai selama 20 tahun kedepan.
”Tentu harus diimbangi dengan perawatan, sehingga jalan ini bisa tahan lebih lama,” imbuhnya.
Disisi lain, Suwitra mengatakan, proyek betonisasi jalan penghubung Desa Tambakan dan Desa Pakisan Kecamatan Kubutambahan untuk sementara ditunda.
Hal ini karena ada perbaikan jalan yang lebih mendesak. Meski demikian, perbaikannya tetap akan dilakukan dalam tahun anggaran berikutnya.(hms/ninyomansunuasih)
