Temui Wabup Nasir, PLN ULP Lembata Bahas Program “Terang Berkah Ramadhan”

Manager PLN ULP Lembata, Vincent menyampaikan rencana penyelenggaraan pasar sembako murah dengan total 1.200 paket yang akan didistribusikan kepada masyarakat.

LEWOLEBA — Pemerintah Kabupaten Lembata menerima kunjungan jajaran PLN ULP Lembata, pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati Lembata, Kamis, 26 Februari 2026.

Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, menerima langsung Manager PLN ULP Lembata, bersama dua staf lainnya.

Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN bertajuk “Terang Berkah Ramadhan” yang akan dilaksanakan menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M.

Dalam pemaparannya, Manager PLN ULP Lembata, Vincent menyampaikan rencana penyelenggaraan pasar sembako murah dengan total 1.200 paket yang akan didistribusikan kepada masyarakat.

Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Maret 2026.

Program ini tidak semata bersifat bantuan sosial, tetapi juga dirancang berkelanjutan.

Dana hasil penjualan paket sembako tersebut akan dimanfaatkan kembali untuk mendukung pemasangan listrik baru bagi rumah ibadah serta rumah masyarakat prasejahtera yang belum teraliri listrik di Kabupaten Lembata.

Wabup Nasir menyambut baik inisiatif tersebut dan menekankan pentingnya koordinasi yang tertib dan tepat sasaran.

Ia mengarahkan agar pelaksanaan program melibatkan Majelis Ta’lim dan pengurus masjid setempat guna memastikan distribusi berjalan adil serta menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Pemerintah Kabupaten Lembata berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada momentum Ramadhan saja, tetapi menjadi bagian dari sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan PLN dalam memperluas akses listrik serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Program “Terang Berkah Ramadhan” diharapkan mampu menghadirkan manfaat ganda: meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat selama Ramadhan sekaligus memperluas akses penerangan bagi rumah ibadah dan warga prasejahtera di Lembata. +firman.ama

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *