Menuju Recovery Ekonomi, Bupati Lembata Pimpin Rapid Test Bagi Para Pedagang

Home » Berita » Bisnis » Menuju Recovery Ekonomi, Bupati Lembata Pimpin Rapid Test Bagi Para Pedagang

suluhnusa.com – Pemerintah Kabupaten Lembata tegas menutup semua akses transportasi manusia masuk ke Lembata. Bukan hanya pelabuhan utama di Kota Lewolebatetapi juga pelabuhan rakyat di wilayah pesisir seluruh Lembata. Dijaga ketat.

Eliazer Yentji Sunur bahkan mengancam akan memecat Kepala Desa di wilayah pesisir kalau ketahuan masih ada penyelundupan orang masuk di Lembata melalui wilayahnya.

Hal ini ditegaskan Bupati Sunur, agar memutuskan mata rantai Covid19 dan membeaskan Lembata agar aktivitas ekonomi masayarakat Lembata bisa dibuka dan berjalan seperti biasa.

Beberapa waktu lalu Bupati Lembata turun langsung memantau Pasar Balauring untuk memastika protap kesehatan para pedagang dan pembeli dalam beraktivtas di pasar. Bupati menilai sudah berjalan sesuai protap.

“Ya. Kita pastikan pedagang dan pembeli dalam melakukan aktivitas menerapkan protap kesehatan. ini kita lakukan sebagai bagian dari recovery ekonomi masayarakat mulai berjalan,” ungkap Sunur saat memantau Pasar Balauiring beberapa waktu lalu.

Dan Sejumlah pedagang di Pasar TPI, Kota Lewoleba, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Senin (11/5/2020) malam, menjalani rapid test. Rapid test tersebut dimaksudkan untuk memastikan para pedagang di Pasar tersebut bebas dari penyebaran virus Korona, sekaligus menghindari transmisi local.

Bupati Lembata menegaskan, Pemerintah belum masuk dalam tahap membuka pasar tetapi masih dalam tahap persiapan untuk membuka Kembali pasar guna memutar roda perekonomian.  Bupati menyebutkan, sejumlah pasar dalam persiapan pembukaan itu antara lain, Pasar Walangsawa, Pasar Roho, Pasar Hadakewa.

Sedangkan pasar TPI dan Pada di dalam kota Lewoleba yang terus beroperasi selama ini mulai ditata mengikuti protocol kesehatan.

Bupati Sunur mengatakan, pasar-pasar yang kecil-kecil jangan dibuka dulu.

“Kita mau tertibkan dulu pedagang karena masih belum teratur. Kalau pedagang sudah diatur, jaraknya jauh-jauh saya kira boleh beroperasi. Setelah kita atur pedagangnya kan pembeli bisa menyesuaikan. Kita ingin memastikan, pedagang dan pembeli di Pasar TPI bebas Korona dan karena itu tidak perlu ada kewaspadaan berlebihan dari pembeli,” ujar Bupati Lembata, Eliazer Yentji Sunur.

Menurut Bupati Sunur, pasar TPI mau dijadikan model pemberlakuan pasar yang menjalankan protocol Kesehatan selamaa pandemic covid-19. Selain di Pasar TPI, Pemerintah juga berencana akan melakukan rapid test terhadap pedagang di Pasar Pada.

Meski rapid test tidak dilakukan secara massiv, namun rapid test kepada 10 pedagang di pasar TPI melegahkan bagi para pedagang.

Kondi Lureng, salah seorang pedagang pasar TPI mengaku gembira setelah menjalani rapid test, sebab sebagai pelaku pasar yang terus berhubungan dengan banyak orang, dirinya khawatir terpapar wabah virus Korona.

Namun Lureng mengaku, hasil rapid test belum di beritahukan. Dirinya hanya diberitahu akan menjalani rapid test Kembali 10 hari mendatang.***

hosea/sandrowangak

 

Bagikan:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *