suluhnusa.com-Kendati hari H pelaksanaan Hai Nusantara, 13 Desember atau tinggal sebulan lagi, namun pemerintah setempat belum merampungkan pengerjaan lokasi puncak peringatan Hari Nusantara, yang terletak di areal pelabuhan laut Lewoleba.
Namun demikian, Pemerintah setempat memberi garansi, pekerjaan lokasi Harnus akan rampung 30 November mendatang.
Penjabat Bupati Lembata, Sinun Petrus Manuk saat memberi sambutan pada rapat koordinasi Harnus tingkat Nasional di Lewoleba, Kamis (10/11) menjelaskan, pihaknya telah menggelontorkan anggran senilai 400 juta rupiah untuk membangun lokasi puncak peringatan Hari Nusantara di Lembata.
“Saat ini Lembata, sedang bergelora menata birokrasi, menata tampilan kota menjadi lebih elok agar siap menampung tamu yang datang dari penjuru Negeri. Selain bekerja, kami juga berdoa kusus agar Bapa Presiden Jokowi bisa menginjakan kaki di Lembata. Tentang lokasi puncak perayaan harnus, di pelataran Pelabuhan Laut Lewoleba, kami targetkan selesai 30 November 2016,” ujar Sinun Petrus Manuk.
Penjabat Bupati Lembata, menegaskan, pihaknya telah perintahkan Dinas PU dan Kontraktor pelaksana untuk mempercepat penyelesaian Pembangunan lokasi Harnus. Caranya dengan menambah armada (truk), mendekatkan lokasi Kuari dan menambah jam pekerjaan hingga pukul 23.00 wita.
Disebutkan ada dua kendala yang dialami Pemkab Lembata yakni akomodasi dan mobilitas. Namun, disebutkan kendala mobilitas dapat diatasi dengan bantuan 10 buah bus jalanDAMRI yang ditanggung Kemenetrian dalam Negeri, 10 buas Bus juga didatangkan dari Kupang serta puluhan minibus.
Berkaitan kekurangan fasilitas hotel, pemerintah setempat telah memanfaatkan rumah-rumah warga hingga semua Kepala Dinas sebagai tempat menginap para tamu. Selain itu, pemerintah juga sudah bekerjasama dengan kapal besar milik Pelni sebagai hotel terapung.
Infrastruktur jalan yang selama ini menjadi momok di Lembata juga sudah mulai dikerjakan, dengan memanfaatkan anggaran senilai 2 miliar Rupiah.
“Pengerjaan jalan diutamakan jalan menuju lokasi Harnus. Kita hotmix semua jalan yang berlubang, tetapi masih ada jalan yang rusak yang tidak sanggup dikerjakan pemerintah. Inilah kami dengan segala keterbatasan. Kami butuh Jakarta untuk bersama kami orang Lembata merasakan kondisi ini. Meski serba kekurangan, kami nyatakan siap menjadi tuan rumah Harnus 2016. Lembata sampai kapanpun tetap utuh sebagai bagian dari NKRI,” ujar Penjabat Bupati Lembata, Sinun Petrus Manuk. (sandrowangak)
