Ternyata Lembata Juga Bisa

suluhnusa.com – Siapa sangka puncak perayaan Hari Nusantara 2016 di Lembata berlangsung meriah. Walau tanpa kehadiran Presiden Joko Widodo, orang Lembata antusias menghadiri acara perayaan. Tercatat sekitar 7000 tamu undangan yan hadir.

Perayaan yang diselenggarakan di Wulen Luo, 13 Desember 2016, areal pelabuhan Lewoleba menarik perhatian warga. Bukan hanya tidak dihadiri Jokowi tetapi juga saat puncak perayaan13 Desember 2016, hujan mengguyur Kota Lewoleba sejak pagi hingga acara selesai.

Luhut Bintar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman yang tiba dilokasi Harnus bersama rombongam juga kehujanan, hingga terpaksa dipayungi dan berlari lari kecil ke panggung utama di mana Mendagri Tjahjo Kumolo sudah menunggu sejak pagi.

Dan ternyata Lembata mampu menunjukan kualitas sebagai orang Indonesia yang kreatif. Dalam keterbatasan orang Lembata mampu menyelenggarakan kegiatan perayaan Harnus 2016.

Keterbatasan itu bukan hanya soal waktu persiapan tetapi jiga soalbahan, akomodasi, transportasi, penginapan dan lainnyas. Akan tetapi semua ini diatasi dengan kreativitas.

Sebut saja misalnya, alat musik menggunakan tempurung kelapa dan botol bir. Bukti kreativitas dalam keterbatasan.

Kolaborasi musik dan paduan suara 500 pelajar SMA se-Kota Lewoleba diiringi berbagai jenis alat musik, termasuk musik tempurung kelapa dan botol bir, ternyata memukau ribuan hadirin yang memadati arena puncak perayaan Hari Nusantara, di kawasan pelabuhan Lewoleba, Lembata, Selasa 13 Desember 2016.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Bintar Panjaitan dan Menteri Dalam Neger, Tjahjo Kumolo harus rela menerobos hujan hanya untuk menemui anggota paduan suara ketika Mars Nawacita dan Mars Hari Nusantara dinyayikan dengan sangat meriah oleh paduan suara pimpinan Gerady Tukan tersebut.

Seolah menghipnotis ribuan pengunjung, hingga hujan yang mengguyur pun tak dipedulikan. Fokus. Semua menyaksikan penampilan gemilang paduan suara, yang menyanyikan lagu dalam enam suara.

Kontan saja, selepas upacara, Menko Luhut Pandjaitan didampingi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya, penjabat Bupati Lembata Sinun Petrus Manuk, dan sejumlah pegawai kementerian, pimpinan TNI AL, langsung menyambangi Paduan Suara. Pandangan mata para undangan dan hadirin pun tertuju pada paduan suara.

Kepada para pelajar, Menko Luhut berpesan agar belajarlah yang baik sehingga pintar. Dan, jangan hanya pintar namun hati pun harus baik.

“Harus bisa belajar menjadi anak yang baik, dan hati yang baik. Dan anda akan menjadi seperti saya, malah lebih baik lagi dari saya. Kamu pintar tapi kalau hatinya tidak baik, tidak ada apa-apa, akan menjadi maling. Belajarlah yang baik, dengan hati yang baik. Dengan demikian, Anda akan menjadi orang merdeka yang baik,” tegas Luhut.

Sehabis menyambangi paduan suara, Menko Luhut dan rombongan mengunjung Expo Nusantara. (sandrowangak)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *