suluhnusa.com Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Bintar Pandjaitan menuturkan bahwa tahun depan, 2017, Presiden Joko Widodo akan meluncurkan beasiswa program pasca sarjana, baik magister maupun doktoral untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM) di kawasan timur Indonesia.
“Tahun 2017 kita akan luncurkan beasiswa Presiden S2 dan S3. Beasiswa ini dikhususkan untuk Wilayah Indonesia bagian timur, yakni Papua, Maluku, Maluku Utara dan Nusa Tenggara Timur. Untuk anak-anak yang yang lahir dari keluarga yang tidak mampu, kita akan terus perhatikan. Pemerintah saat ini sudah banyak memberikan terobosan di bidang pendidikan. Salah satunya, yakni Kartu Siswa Pintar,” ungkap Menko Luhut ketika menyampaikan sambutan puncak perayaan Harnus 2016 di Lewoleba, Lembata, Selasa, 13 Desember 2016.
Untuk beasiswa ini, lanjut Luhut, anak-anak akan dikuliahkan di kampus-kampus ternama di Indonesia maupun di luar negeri.
Luhut menjelaskan bahwa untuk peningkatan Sumber Daya Manusia, pemerintah mengalokasikan anggaran 20% dari APBN untuk pendidikan.
Menko Luhut menjelaskan bahwa apa yang disampaikan ini bukan wacana, namun fakta yang sudah dilakukan dan akan terus ditingkatkan per tahap.
“Semua yang saya sampaikan ini bukan baru wacana. Tapi sudah dan sedang dilaksanakan. Dan rencananya kami akan ujicoba aplikasi program ini Januari tahun 2017 mendatang,” ungkap Pandjaitan.
Untuk itu Mentri Luhut mminta Gubernur NTT, Frans Leburaya untuk menyiapkan data anak anak keluarga tak mampu agar bisa diakomodir dalam program ini. (sandrowangak)
