LEMBATA – SEKALIPUN dalam tahun anggaran 2026 Kabupaten Lembata hanya mendapat satu paket tender terbuka, Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) melakukan pengumuman secara terbuka dan transparan.
Kepala ULP Lembata, Herman Y. Taranpira ketika dikonfirmasi suluhnusa.com, 1 Juni 2026, menjelaskan untuk tahun 2026, ULP hanya melakukan lelang terbuka untuk satu pekerjaan pembangunan Gedung CT Scan di RSuD Lewoleba.
“Untuk tahun 2026 berdasarkan RUPS kita hanya satu pekerjaan yang dilelang secara terbuka atau melalui proses tender. Hanya pekerjaan pembangunan gedung CT Scan RSUD Lewoleba”, ungkap Herman.
Lebih jauh Herman Yoseph menjelaskan sebagian besar pekerjaan di Kabupaten Lembata berdasarkan RUPS dan perintah dari LKPP Lembaga Kebijakan Barang dan Jasa mewajibkan semua e Katalog.
*Untuk kabupaten Lembata, proses pengadaan sudah jalan. Karena RUPS – Rencana Umum Pengadaan sudah tayang tanggal 15 Januari 2026. Dan kabupayen Lembata yang pertama mengupdate RUPS untuk NTT. Sehingga proses pengadaan barang dan jasa sudah mulai jalan sejak saat itu”, ungkap Herman.
Terkait pekerjaan Gedung CT Scan yang masuk dalam daftar tender tahun 2026 senilai Rp. 952.000.000 itu pun dengan berbagai syarat termasuk syarat kontraktor yang ada e Katalog.
Ia menjelaskan saat ini paket lain dengan e katalog dan pengadaaan langsung mendapat kebijakan lagi terkait kewenangan atributive pengguna anggaran sehingga proses pengadaan menjadi kewenagan Kuasa Pengguna Anggaran.
Pokja ULP hanya membentuk tim teknis dan tim pendamping. Tim teknis membantu PPK dalam proses pengadaan barang dan jasa dan tim pendamping melakukan pengawasan penegdalian terpadu yang biasa disebut Pandu PBJ.
“Proses sampai saat ini berdasarkan evaluasi jadwal pelaksanaan berjalan sesuai perencanaan timeline. Untuk semua pekerjaa yang masuk e katalog dan penunjukan langsung dapat diakses di Sirup LKPP. Terbuka untuk umum. Masyarakat silakan mengakses. Sementara untuk pekerjaab gedung CT Scan berdasarkan timeline akan dilakukan pengumuman bulan Juli 2026″, jelasnya.
Herman lebih jauh mengungkapkan Paket kontruksi saja harus menggunakan metode e katalog. Pembangaun kontruksi bangunan jalan dan jembatan harus menggunakan e katalog konstruksi
Termasuk lelang kontruksi bangunan CT Scan yang akan dilelang seharusnya menggunakan e katalog. Sementara kontraktor di Lembata belum pada level e katalog sehingga dilakukan lelang umum.
“Dokumen tender sedang disiapkan dan akan dilelang dalam waktu dekat. Kemungkinan dalam bulan Juli. Anggaran ini dari DAK Fisik kesehatan. Sementara APBD II tidak ada pekerjaan yang dilelang secara terbuka”, tegasnya. +++
sandro.wangak
