


SULUH NUSA, LEMBATA – Suara dukungan untuk Senator Muda AWK-Angelius Wake Kako maju pada Pemilu 2024 sebagai Calon Anggota DPD RI Dapil Provinsi Nusa Tenggara Timur terus mengalir. Masyarakat Kedang di Kecamatan Omesuri dan Buyasuri menegaskan sikap dukungan untuk memenangkan AWK di hari pencoblosan 14 Februari 2024.
Koordinator Desa Tim Pemenangan AWK wilayah Omesuri dan Buyasuri antusias menyambut kehadiran Angelius Wake Kako di Desa Hoelea II, 21 Desember 2023.

Om Yoseph, mantan Supir Bis Lewoleba Kedang era 1980-1990 an memberikan dukungan dan doa sebab merasa perjalanan AWK sampai menjadi Senator termuda di tahun 2019 silam membawa inspirasi buatnya.
Kehadiran AWK bukan saja untuk menggalang kekuatan untuk menang tetapi memberi inspirasi bagi puluhan kordes yang datang dari 44 Desa di Kecamatan Omesuri dan Buyasuri.


Dalam tatap muka terbatas bersama kordes dan korcam se Buyasuri dan Omesuri, AWK yang maju sebagai Calon DPD RI Dapil NTT, Nomor urut 2 ini, menjelaskan secara rinci tugas pokok dan fungsi DPD termasuk posisi tawar secara politik di Senayan.
Menurut AWK, DPD bekerja tidak dalam tekanan politik kelompok atau partai. DPD secara politik memiliki nilai tawar tinggi karena mendapat kepercayaan secara utuh dari daerah pemilihan dan bekerja dengan hati.




Sejak menjadi Anggota DPD terpilih tahun 2019, AWK mengaku sudah mengunjungi semua Kabupaten se NTT.
“500 orang saja yang memilih saya sekalipun saya berkunjung. Karena yang memilih saya itu saudara saudara saya warga NTT yang hidup susah sama dengan saya”, ungkap Angelius Wake Kako.
Hilarius H. Yaboki, salah satu Kordes di wilayah itu merasa AWK adalah anak muda yang rendah hati dan cocok menjadi wakil daerah NTT di Senayan.
“Cerita perjalanannya sama dengan semua kita yang ada di kampung. Saya memberikan dukungan dengan hati agar AWK menjadi anggota DPD RI lagi karena memiliki banyak pengalaman organisasi, jaringan nasional dan international serta sudah mengabdi sejak dulu untuk Provinsi NTT”, tegas Hilarius.



Hal yang sama juga ditegaskan oleh Marselinus Bela. Koordinator Omesuri dan Buyasuri ini meminta kordes di 44 Desa di wilayah tersebut untuk bekerja lebih keras tanpa melukai siapapun agar AWK bisa menang menjadi Anggota DPD RI Dapil NTT.
Marsel mengungkapkan, orang Kedang sebagai basis suara di Kabupaten Lembata merasa bangga dengan AWK karena pada pemilu lima tahun lalu AWK memiliki suara yang tidak signifikan di Lembata tetapi saat bencana seroja, AWK bersama Kepala BNPB, Doni Munardo tiba pertama kali di Lembata untuk memberikan bantuan.

Baik AWK maupun kordes di Omesuri dan Buyasuri berkomitmen dalam tatap muka yang berlangsung di Desa Hoelea tersebut untuk menjadikan Lembata sebagai rumah politik AWK.
“Ini (Lembata, red) rumah untuk AWK. Rapatkan barisan untuk menang di semua Kecamatan di Lembata”, ungkap Marsel.

Usai tatap muka di Desa Hoelea II, Angelius Wake Kako menyempatkan diri bertemu dengan Pastor Paroki Kristus Raja Wangatoa dan agensa pertemuan dengan Kapolres Lembata, Josepnine Vivick Tjangkung, usai ngopi bersama kordes se Kecamatan Nubatukan, Lebatukan, Ile Ape dan Ile Ape Timur. +++sandro.wangak




