KALABAHI — Gaza Moru FC memastikan satu tempat di partai final Open Turnamen Budi Artha Mandiri (BAM) Cup 2026 setelah menundukkan Mola FC dengan skor 2-0 pada laga semifinal, Minggu, 23 Agustus 2026.
Pertandingan yang berlangsung di GOR Batunirwala, Kalabahi, Kabupaten Alor, berjalan ketat sejak menit awal. Kedua tim tampil agresif dan saling menekan, tetapi tak satu pun mampu mencetak gol pada babak pertama.
Wasit Hengki Duka yang memimpin pertandingan harus beberapa kali menghentikan permainan akibat pelanggaran. Salah satunya ketika pemain Mola FC bernomor punggung 10, Carlos, diganjar kartu kuning.
Memasuki turun minum, skor masih 0-0.
Dalam babak kedua ini menjadi titik balik pertandingan. Mola FC dan Gaza Moru FC kembali terlibat jual beli serangan. Pertandingan semakin panas setelah libero Mola FC, Carlos, melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Gaza Moru FC.
Gaza Moru FC mendapatkan tendangan bebas di luar area penalti.
Kapten Gaza Moru FC, Hasan Irsad, bernomor punggung 8, maju sebagai eksekutor. Meski pagar hidup Mola FC berusaha menutup ruang tembak, Hasan mampu melepaskan tendangan yang mengarah ke gawang. Bola bersarang di jala gawang Mola FC pada menit ke-56.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka. Mola FC berusaha merespons dengan meningkatkan intensitas serangan, sementara Gaza Moru FC mencoba memanfaatkan ruang di lini belakang lawan.
Namun, sejumlah peluang yang tercipta belum mampu mengubah kedudukan.
Ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir, Gaza Moru FC akhirnya mendapatkan gol kedua. Gelandang Gaza Moru FC, Rian Tey, pemain asal Atambua, Kabupaten Belu, mengirim umpan matang kepada Abiu, pemain FC Kocok Atambua bernomor punggung 9.
Abiu yang berada di sektor kanan menerima bola dan langsung melakukan upaya menembus barisan pertahanan lawan ke arah gawang.
Dengan kecepatannya, ia melewati sejumlah pemain belakang Mola FC sebelum memasuki area penalti.
Selanjutnya Abiu kemudian melepaskan tembakan kaki kiri. Bola meluncur dan bersarang di gawang yang dikawal Indra Motong. Gol tersebut disambut gemuruh suporter Gaza Moru FC yang memadati GOR Batunirwala.
Pertandingan berlanjut, Mola FC mencoba mengejar ketertinggalan pada sisa pertandingan. Namun, pertahanan Gaza Moru FC mampu meredam berbagai serangan yang dilancarkan tim asuhan Zulkarnaen Mahmud, atau yang akrab disapa Bocha.
Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Hengki Duka, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Gaza Moru FC. Hasil tersebut sekaligus mengubur ambisi Mola FC untuk tampil di partai puncak BAM Cup 2026.
Kemenangan ini mengantarkan Gaza Moru FC ke partai final. Mereka akan menghadapi Budi Artha FC yang lebih dahulu memastikan tiket final setelah melewati drama adu penalti melawan ATL United dengan skor 5-4.
Partai final BAM Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 27 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan HUT ke-16 KSP Budi Artha Mandiri.

Sementara itu, Mola FC masih memiliki kesempatan untuk mengakhiri turnamen dengan podium ketiga. Mola FC akan menghadapi ATL United dalam perebutan tempat ketiga dan keempat pada 26 Agustus 2026 di GOR Batunirwala.
Selain hadia untuk para pemain. Di sela jeda pertandingan, panitia penyelenggara BAM Cup 2026 menghadirkan hiburan bagi penonton dengan membagikan sejumlah doorprize melalui kuis. Hadiah yang dibagikan antara lain kipas angin, aksesori telepon seluler, kacamata, dan payung.
Setelah seluruh rangkaian BAM Cup 2026 di Alor selesai, KSP Budi Artha Mandiri juga dijadwalkan melanjutkan agenda ekspansi ke sejumlah wilayah di Pulau Timor, yakni Soe, Kefamenanu, Atambua, dan Malaka.
KSP Budi Artha Mandiri berencana membuka kantor unit cabang di wilayah-wilayah tersebut dengan jadwal yang akan disesuaikan.
“Bersama Budi Artha Membangun Kemandirian NTT.”+++
j.k
