Nak …
Ayah minta dimaafkan
Ayah tak bisa seper ti orang-orang di luar sana
Yang selalu bisa mengabulkan mau
Senantiasa sanggup menjawab ingin
Nak …
Ayah hanya seorang petani papa
Ayah tak punya warisan
Har ta ayah adalah kau
Dompet ayah hanya berisi lipatan-lipatan doa
Kau tau, nak?
Sejak kepergian ibumu
Aku berusaha menjadi ibu bagimu agar kau tidak
terlalu merindukannya
Nak ..
Tiap kali mau mencangkul
Ayah berdoa pada T uhan
Meminta kaki dan tangan ini tetap kuat bekerja
Agar sekolahmu tetap baik adanya
Agar nantinya kau tak bangun di tengah malam
karena lapar
Seringkali
Ayah bersembunyi ketika melihatmu jalan dengan
teman sekolahmu
Karena kau tentu akan malu j ika mereka tau aku ini
Karena kau tentu akan malu j ika mereka tau aku ini
ayahmu
Ayah tau benar itu
Ayah memalukan!
Ayah ini payah, nak!
Ayah ini payah!
Terkadang ayah terlalu keras mendidikmu
Itu ku lakukan agar kau tak sama seper ti ayah
Kau harus lebih berani, nak!
Jangan pengecut seperti ayah!
Jangan!
Nak …
Kini ayah sakit-sakitan
Mata ayah sudah semakin kabur
Rambut ayah hilang legam
Dan lihatlah tangan dan kakiku
Penuh bekas-bekas luka, nak
Sekarang kau sudah dewasa
Sudah berkeluarga
Ayah tak ingin membebanimu apa-apa
Hanya satu pesan ayah
Jangan jadi payah untuk cucu-cucu ayah
Watoone, 28 Januari 2021
