LEWOLEBA –Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan pemetaan kompetensi ASN melalui program profiling ASN 2025 untuk seluruh Aparatur sipil negara di Indonesia termasuk di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan profiling ASN (ProASN) lingkup Pemda Lembata digelar di ruangan ujian CAT BKPSDM Lembata, 26 November 2025.
Pemetaan kompetensi merupakan sebuah kebutuhan bagi pembangunan SDM. Karena itu seluruh ASN perlu memahami untuk selalu meningkatkan kapasitas dirinya. Untuk Lembata pemetaan kompetensi dan kecerdasan jni diikuti 344 ASN dan dibagi ke dalam 6 (enam) sesi, sejak 26 November 2025 – 28 November 2025.
“Program yang dikenal sebagai Pro-ASN ini merupakan bagian dari kebijakan BKN untuk mendukung implementasi manajemen talenta yang mulai diberlakukan 1 Januari 2026. Menindaklanjuti Surat Badan Kepegawaian Negara Nomor: 14600/BNK.02.01/SD/A/2025, Tanggal 10 Oktober 2025”, ungkap Sekda Lembata, Paskalis Ola Tapobali.
Menurut Sekda Paskalis manfaatkan Profiling ASN ini untuk betul-betul mengenali kekuatan diri, mulai dari potensi psikologis, kompetensi manajerial, sosial kultural, literasi digital, sampai preferensi karier, karena semua data ini akan menjadi dasar penempatan dan pengembangan karier yang objektif.
“Ini bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lembata dalam mewujudkan Tata Kelola Kepegawaian yang berbasis pada kompetensi, kinerja, dan potensi ASN. Hasil dari kegiatan profilling ini nantinya akan menjadi pertimbangan utama penerapan sistem merit dan pengembangan manajemen talenta ASN di Kabupaten Lembata melalui data dan asesmen”, tegas Sekda Paskalis.
Salah satu pejabat eselon II, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, Wens O. Pukan ketika dimintai tanggapan merasa bersyukur dengan profiling ini. Sebab selain bertujuan mendukung program Prioritas Nasional khususnya dalam Penguatan ASN berbasis Sistem Merit sebagaimana yang ditetapkan dalam RPJMN 2025/2029 juga sebagai bagian dari update kapasitas pribadi ASN.
“Karena benar bahwa Profiling ASN (ProASN) diselenggarakan untuk melakukan pengukuran potensi psikologis, kompetensi manajerial dan sosial kultural, literasi digital, serta preferensi karier bagi pegawai ASN dengan menggunakan alat bantu komputer atau Aplikasi ProASN yang terintegrasi dalam Sistem Informasi
Aparatur Sipil Negara (SIASN) Badan Kepegawaian Negara. Saya ikut pada sesi Pertama di hari pertama, 26 November 2025”, ungkapnya. +++sandro.wangak
