Dari Rote Menteri Wihaji ke Lembata, Bupati Kanis Akan Usulkan Pangan Lokal Jadi Menu MBG

Home » Berita » Politik » Dari Rote Menteri Wihaji ke Lembata, Bupati Kanis Akan Usulkan Pangan Lokal Jadi Menu MBG

LEWOLEBA – USAI pelantikan Petrus Kanisius Tuaq sebagai Bupati Lembata dan Muhamad Nasir Laode, sebagai Wakil Bupati Lembata, momentum kunjungan menteri kabinet merah putih baru pertama kali, besok 24 Juni 2024. Bupati Lembata akan usulkan begini kepada menteri Wihaji.

Kepastian kunjungan salah satu menteri Kabinet Merah Putih ke Lembata ini dibenarkan Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq ketika dikonfirmasi wartawan di loby Kantor Bupati, 23 Juni 2025

“Usai kami dilantik jadi Bupati dan wakil Bupati, ini kunjungan menteri perdana Kabinet merah putih. Ya saya baru selesai pimpin rapat persiapan kunjungan menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Bapak Wihaji”, ungkap Bupati Kanis.

Menurut Bupati Kanis, kunjungan menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, 24 Juni 2025 ini diagendakan melakukan kunjungan ke Dapur MBG dan posyandu di Lamahora sebagai salah satu sasaran penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG).

Lebih jauh Kanis mengungkapkan, pihaknya akan secara terbuka memberikan  masukan kepada Pemerintah Pusat melalui Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Dr. Wihaji, terkait menu makanan yang digunakan agar diselingi dengan menu pangan lokal.

“Besok saya akan bicara terbuka dan memberikan usulan kepada Bapak Menteri Wihaji, agar menu makanan dalam program MBG diselingi dengan menu pangan lokal. Misalnya, untuk memenuhi karbohidrat ada pangan lokal kita yang kaya akan kandungan karbohidrat. Misalnya, Ubi, nasi campur jagung dan bose. Pangan lokal ini kaya akan kandungan karbohidrat”, ungkap Bupati Kanis.

Menurut Kanis, usulan ini juga sebagai solusi agar Lembata yang sudah lama bergantung pada beras dari luar bisa ditekan.

“Jad usulan ini agar ada variasi menu  makanan makan bergizi gratis. Misalnya diatur, hari senin menu dengan kandungan karbohidrat disuguhka  nasi beras, hari selasa diganti dengan ubi, hari rabu diganti dengan Nasi Campur dan seterusnya diganti dengan jagung bose. Ini agar MBG bisa hasil petani petani lokal dapat diakomodir pada program MBG”, jelasnya.



Kedatangan Menteri Wihaji ke Lembata merupakan rangkaian Kunjungan selama beberapa hari ke Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji sebelum ke Lembata melakukan peresmian Puncak Pelayanan KB Serentak Terintegrasi yang dirangkai dengan Peluncuran Kegiatan Konsorsium Aksi Perguruan Tinggi.

Kegiatan ini berlangsung Senin, 23 Juni 2025, di Kabupaten Rote Ndao NTT, sebuah pulau terluar di selatan Indonesia dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang jatuh pada 29 Juni 2025.

Kegiatan ini dipancarluaskan secara daring oleh seluruh provinsi dengan mengundang mitra kerja terkait, serta akan dilakukan teleconference oleh menteri dengan provinsi terpilih. Pelaksanaan pelayanan telah berlangsung pada 16 Juni dan akan berakhir di 30 Juni 2025.+++goe/sandro wangak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *