suluhnusa.com-Pilkada Lembata yang saat ini sedang proses, menempatkan lima paket baka calon.
Kelima paket ini yang mendaftarkan diri di KPUD Lembata. Mereka adalah Paket TITEN, Herman-Vian, Paket VIKTORI, Viktor-Nasir, Paket SUNDAY, Yance Sunur-Thomas Ola, Paket WINNER, Lukas-Edy Leu, dan Paket HALUS, Hanny Chandra-Linus Beseng.
Kelima paket ini dinyatakan diterima KPUD Lembata dan selanjutnya mengikuti proses pemeriksaan kesehatan di Kupang.
Dari kelima paket ini merupakan kader terbaik Lewotana. Dan dari kelima paket ini tentu hanya ada satu yang menjadi pemenang.
Untuk menjadi dibutuhkan bukan sekedar dukungan tetapi komitmen.
Menurut Mantan Wakil Walikota Kupang, Drs. Daniel Hurek, MM, dirinya memiliki penilaian sendiri.
Dia menilai, dari kelima paket yang ada, semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Tetapi membangun Lembata butuh figur yang memiliki komitmen yang tinggi, tulus dan berjejaring luas.
Nah, baginya, Herman Wutun memiliki tiga hal itu, yakni Herman punya komitmen dan selalu konsisten.
Soal ketulusan, Herman tulus sebab dia selalu memiliki prinsip berpolitik adalah panggilab kebote dan juga pengandian kepada Tuhan lewat pekerjaan pelayanan kepada masyarakat atau publik Lembata.
Dan ketiga adakah, soal jejaring. Bahwa betul kelima paket itu memiliki jaringan. Tetapi yang mampu dan terbukti bisa membuat jaringan itu menjadi jejaring hanya Herman.
“Saya percaya pada Herman. Dia komitmen. Tulus. Berjejaring luas. Lembata butuh itu,”ungkap Hurek kepada suluhnusa.com.awal bulan September di Kupang.
Bahkan keyakinan Hurek pada Herman inu membuat dirinya sudah membeberkan bagaimana strategi memenangkan pilkada Lembata.
Soal Herman yang berpaket dengan Vian, Hurek menilai itu adalah pilihan politik yang bijak dari Herman.
Sebab, Herman sebagai kader Golkar tau menghitung resiko ketika Dirinya maju melalui Golkar. Kenapa Vian, karena Vian adalah pemilik Partai. Ini juga keputusan agar ada poros baru di Lembata.
Hurek menambahkan, ketika figur dari Ile Ape tidak mau mengalah dalam berpolitik, maka disitulah kekalahan orang ile Ape.
Herman, demikian Hurek, tidak mau mengambil resiko dalam polemik ini.
Dan juga Herman ingin mengajak pemilih di Lembata agar berpolitik dengan rasional.
Begitulah kata Daniel Hurek, Politisi PKB Kota Kupang, mantan guru dan dosen juga saat ini menjadi anggota DPRD Kota Kupang setelah melepas jabatan Wakil Walikota Kupang. (sandrowangak)
