Sudikerta : Merah Putih Menang 55 Persen di Bali

suluhnusa.com_Tim pemenangan Koalisi Merah Putih mentargetkan menang di 9 kabupaten/kota di Bali. Ketua Koalisi Merah Putih Ketut Sudikerta menjelaskan, dirinya tidak muluk-muluk untuk bisa menang di 9 kabupaten, namun berkaca pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) lalu dimana kemenangan tipis diraih pasangan Mangku Pastika-Ketut Sudikerta.

Sudikerta optimis kemenangan dapat diraih di 9 kabupaten/kota di Bali. “Isu di luar atau informasi yang beredar kami akan memaksimalkan di 4 kabupaten itu hanya isu dan saya tidak suka isu lebih baik berkaca pada fakta. Kalau mau menang saya target di 9 kabupaten/kota meskipun menang sedikit di titik-titik lemah tidak apa yang penting kita menang,” tegas Sudikerta, di Denpasar (23/6).

Lebih dalam Sudikerta tidak mau membahas upaya strategi untuk memenangkan paket Prabowo-Hatta, karena menurutnya strategi itu merupakan miliknya pribadi yang tidak boleh dibocorkan ke publik.

Berkaca pada Pemilukada dimana dirinya berpasangan dengan Mangku Pastika dan menang di 2 kabupaten yakni kabupaten Buleleng dan Karangasem, Sudikerta dengan gaya berkelakar tetap memastikan komit mencapai target 55 persen.

“55 itu patokan saat pilgub dulu kita kan evaluasi setiap minggu,” imbuhnya.

Seperti diketahui, kabupaten Buleleng dan Karangasem merupakan basis masa ketika Pilkada lalu dan dua kabupaten ini bisa dirangkul oleh pasangan Mangku Pastika dan Ketut Sudikerta, strategi lama pun diduga akan digunakan oleh Tim Pemenangan Koalisi Merah Putih Bali.

Hal yang sama dinyatakan oleh Ketua Divisi Hukum dan Advokasi PDIP Bali Nyoman Gede Sudiantara ,dia mentargetkan kemenangan di 9 kabupaten/kota yang ada si Bali. Kekalahan di dua kabupaten yakni Buleleng dan Karangasem menurutnya akan dijadikan sebagai bahan acuan.

“Pola yang harus diterapkan kedepan kita akan mantapkan idealisme lalu komunikasi dan koordinasi antar kader, sesuai arahan ibu Ketua Umum Megawati dan melalui Ketua DPD kami melakukan semacam audiensi kepada kabupaten atau tempat yang kalah,” jelas Pengacara gaek yang dikenal dengan panggilan Punglik ini.

Karena itu dengan sejumlah saksi dari pihak partai PDIP ditambah dengan 5 sakdi dari partai koalisi dirasa cukup untuk mengawal suara kemenangan Jokowi.

“Saksi kami 2, ditambah 5 orang saksi partai koalisi itu cukup untuk kawal suara,” imbuhnya.(kresia)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *