SULUH NUSA, LEMBATA – Mahasiswa Modul Nusantara melakukan kunjungan di Desa Hoelea II selama empat hari. Mereka akan melakukan berbagai kegiatan di desa Hoelea, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, NTT sejak tanggal 26-30 Oktober 2022.
Modul Nusantara adalah salah satu kegiatan dari program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan kebudayaan nusantara yang bersumber dari berbagai golongan, suku, ras, agama dan kepercayaan.
Kepala Desa Hoelea II, Yoseph Payong dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan ini.
“Selamat datang di Desa Hoelea II, nikmati situasi dan kondisi disini. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, semoga dapat memberikan kontribusi bagi kami”. Ungkapnya. Ada beberapa situs budaya di Kampung Lama Hoelea, semoga itu bisa menjadi tambahan pengetahuan baru bagi kalian,” tambahnya.
Camat Omesuri, Ade Hasan Yusuf menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan satu berkat bagi masyarakat Kecamatan Omesuri khususnya di kampung Hoelea.
Harapannya, semoga dengan kegiatan ini dapat memberikan kontribusi dan perubahan bagi kami. Beliau juga berharap, ada kontribusi pikiran dalam proses penanganan stanting di Kecamatan Omesuri.
Sementara itu, Dosen Pendamping Chaterina Paulus menyampaikan bahwa Mahasiswa yang hadir disini adalah mahasiswa dari beberapa kampus di Indonesia. Mereka mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa di Universitas Nusa Cendana (UNDANA) Kupang.
“Hari ini kami hadir di Desa Hoelea II untuk melihat secara dekat aspek kebudayaan yang ada disini, semoga dapat memberikan pengetahuan baru bagi kami”, ungkapnya.
Modul Mahasiswa merupakan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka merupakan satu dari delapan aktivitas Kampus Merdeka. Kegiatan ini dilaksanakan dengan format berbeda dari tahun sebelumnya dengan target 20.000 mahasiswa melalui dukungan penuh dari Lembaga Pengelola dana Pendidikan (LPDP).
Program ini memungkinkan pertukaran mahasiswa antarpulau baik dari PTN maupun PTS pada semester Ganjil tahun akademik 2021/2022.
Mahasiwa akan berkesempatan memilih perguruan tinggi di luar pulau. Tujuannya agar dapat membangunkan rasa toleransi antar kalangan mahasiswa yang terbentuk lewat pertukaran mahasiswa dan eksplorasi keberagaman budaya nusantara. Eksplorasi keberagaman itu dilakukan melalui pembelajaran Modul Nusantara, dengan 4 jenis kegiatan utama di antaranya:
Pertama, Kegiatan Kebinekaan di mana mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan eksplorasi keragaman di daerah perguruan tinggi penerima.
Kedua, Kegiatan Inspirasi di mana mahasiswa berdiskusi dengan figur-figur inspiratif daerah.
Ketiga, Kegiatan Refleksi di mana mahasiswa merefleksikan pengalaman kegiatan kebinekaan dan inspirasi.
Keempat, Kegiatan Kontribusi Sosial di mana mahasiswa melaksanakan kegiatan sosial yang memberikan kontribusi kepada masyarakat di daerah perguruan tinggi penerima.+++yohan.edangwala









