Lembata Sport and Tourism, Hadirkan Big Fight 2020 dan Pameran Budaya di Desa Merdeka

suluhnusa.com – Para penikmat Tinju di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, akan disuguhi pertandingan tinju professional yang memukau, hiburan segar, positip serta bernilai sportifitas tinggi.

Pasalnya, Asosiasi Tinju Indonesia- ATI, akan menggelar pertandingan tinju professional di Desa Merdeka, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata, 21 Maret mendatang. Pertandingan tinju bertajuk Lembata Big Fight ini di promotori FW Lembata Boxing Promotion dengan Promotror tinju, Fredi Wahon, serta Penata tanding, Willem Lojor.

Fredi Wahon, mantan anggota DPRD Lembata, mendapatkan lisensi promotor dari Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) pusat dan disahkan oleh Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Pusat.

Promotor Tinju dari FW Lembata Boxing Promotion, Fredy Wahon, Selasa (3/3) mengatakan, Lembata Big Fight mempertandingkan 5 partai Tinju professional, memperebutkan sabuk emas Bupati Lembata, Sabuk DPRD Lembata, sabuk Kapolres Lembata, Sabuk Juara Nasional versi ATI, trophy Petinju terbaik Wakil Bupati Lembata dan trophy Sekda Lembata.

Lembata Sporty and Tourism juga sekaligus untuk memperingati momentum perjuangan awal otonomi Lembata, 7 Maret.

“Lembata Big Fight 2020 yang digelar Asosiasi Tinju Indonesia, dalam rangka Bangkit Prestasi Indonesia, momentum tercapainya Lembata Sport and tourism. Pertandingan Tinju professional tingkat Nasional di Lembata menjadi ajang pemilihan bibit calon calon petinju handal, mencapai prestasi tertinggi menuju kancah pentas dunia,” ujar Promotor Tinju, FW Lembata Boxing Promotion, Fredi Wahon.

Rangkaian kegiatan Lembata Sport and Tourism, yang akan di gelar di Desa Merdeka, Kecamatan Lebatukan, kabupaten Lembata, 19 hingga 21 Maret 2020 mendatang, akan menampilkan partai penentu Gelar Jawara Nasional Tinju Kelas Terbang Yr, 48,9 Kg sabuk kejuaraan Nasioal Versi Asosiasi Tinju Indonesia (ATI).

“Kegiatan ini mulai berlangsung pada 19 hingga 21 Maret 2020. Pada hari pertama akan di gelar pameran kuliner dan live music dan lomba puisi, hari keduapun demikian. Sedangkan pada puncak acara yakni pada tanggal 21 Maret 2020 nanti, kegiatan Lembata Sporty and Tourism menyuguhkan 5 partai tinju professional memperebutkan Sabuk kejuaraan Nasional Versi Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) dan sabuk kejuaran lain,” ujar Fredi Wahon, Promotor Tinju dari FW Lembata Boxing Promotion.

Tidak hanya menonton partai tinju professional dalam laga bertajuk Lembata Big Fight 2020, warga Lembata juga dimanjakan dengan serangkaian acara live music, pameran kuliner serta lomba panah. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut disatukan dalam kegiatan bertajuk Lembata Sport and Tourism.

Sementara itu, menghadapi Lembata Big Fight yang akan di gelar 21 Maret mendatang, Manahan Situmorang, SE. ME, Ketua Umum Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) menunjuk petugas Ring Official Tinju Profesinal yakni Alberta Lureng sebagai Inspektur Pertandingan, Asal Jakarta, Dokter Bernard P, sebagai Dokter Ring, asal NTT, Muhamad Iqbal asal NTT sebagai Wasit/Hakim, Rocky Joe sebagai Wasit/hakim, Philipus Elungen sebagai Wasit/hakim, Richard Chandra sebagai Wasit atau hakim, Toni Langoday, sebagai wasit/hakim dan Jumit Ruing, sebagai Time Keeper.***

FW Lembata Boxing Promotion

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *