suluhnusa.com-Sebanyak 15 Paket yang maju dalam pilkada di tiga Kota/Kabupaten di Nusa Tenggara Timur menjalani pemeriksaan kesehatan serempak.
Pemeriksaan kesehatan yang serempak ini dilakukan selama tiga hari sejak 25 sampai 27 September 2016.
Empat paket pilkada Kota Kupang, menjalani pemeriksaan Minggu dan Senin, 25 dan 26 September 2016.
Sementara 11 paket lain dari Flotim dan Lembata menjalani pemeriksaan sejak Senin dan Selasa, 26 dan 27 September 2016. Flotim 6 enam dan Lembata 5 Paket.
Direktur RSUD W.Z.Johanez Kupang, drg. Dominggus Mere, kepada wartawan di RSUD Johanes mengungkapkan, sebanyak 11 paket melakukan pemeriksaan kesehatan. Flotim dan Lembata menjalani pemeriksaan hari pertama. Sedangkan Kota Kupang, pemeriksaan hari kedua.
“Setelah pemeriksaan selesai nanti tanggal 28 Oktober akan diplenokan bersama para pihak dan tiga KPUD Kota/Kabupaten masing masing” ungkap Mere.
Para pihak yang terlibat adalah Himpunan Psikolog Indonesi dan Badan Narkotika Nasional. Untuk kedua pihak ini sudah selesai pemeriksaan.
Mere menegaskan tim dokter yang terlibat dalam pemeriksaan para paket pilkada ini adalah independen. Tidak ada tekanan dan sudah pasti menjunjung tinggi profesional.
Sementara itu, Komisioner KPUD Lembata, Berhan Marak menegaskan pihaknya menyerahkan seluruh proses pemeriksaan kesehatan paket pilkada Lembata kepada pihak RSUD WZ Johanes.
Pihaknya, demikian Marak, menunggu hasil pleno pihak RSUD bersama para pihak.
Lebih lanjut dari hasil pleno itu, apabila ada paket baik bakal calon bupati/wakil bupati yang tidak lolos kesehatan akan diganti oleh koalisi partai politik pengusung.
Bersasarkan jadwal yang diterima suluhnusa.com, para paket akan menjalani pemeriksaan laboratorium, rekam jantung, THT, Mata, Syaraf dan penyakit dalam. (sandrowangak)
