Abstrak
The problem of moral decadence among teenagers nowadays has become a general thing that often happened in Indonesia’s community. News containing free sex, porn and abortion can be easily found. Those realities are not only happened in big cities but also in villages. The realities that the perpetrators of those immoral cases are students still need serious concern. Therefore, the existence of school based religion is an interesting topic to study, especially in relation with the strategy to cope with the moral decadence among the community. In practice scale, the writer is trying to describe the strategy the school based religion used to shape the students’ moral as an effort to minimalize moral decadence among students. There are many ways and approaches which is interconnected in establishing students’ moral. As for this research, the strategy used to establish students moral are teacher become role model (exemplary), rules enforcement (discipline), and value internalization (habituation).
Keywords: Strategy, Morality, Teacher, Students
Abstrak
Persoalan dekadensi moral di kalangan remaja belakangan ini menjadi hal yang umum dan biasa terjadi di tengah masyarakat Indonesia. Kasus-kasus seperti seks bebas, pornografi, dan aborsi dapat dengan mudah ditemui beritanya. Realitas seperti ini bukan hanya terjadi di kota-kota besar. Kenyataan bahwa para pelaku tindak amoral tersebut masih berstatus sebagai pelajar perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Karena itu kehadiran sekolah berbasis agama menarik untuk dikaji, terutama berkaitan dengan strategi mengatasi dekadensi moral yang terjadi di masyarakat, Dalam skala praktis, penulis mencoba mendeskripsikan apa yang dilakukan oleh Sekolah berbasis agama menerapkan strategi pembentukan moralitas bagi pelajar/siswa sebagai upaya meminimalisir persoalan dekandensi moral yang banyak terjadi dikalangan pelajar. Strategi pembentukan moralitas siswa dapat diimplementasikan melalui berbagai strategi dan pendekatan di mana setiap sati sama lain strategi saling berhubungan. Adapun strategi yang digunakan adalah sebagai berikut: Guru Menjadi Contoh (Keteladanan), Penegakan aturan (Disiplin), Internalisasi Nilai (Pembiasaan)
Kata Kunci: Strategi, Moralitas, Guru, Pelajar
