Dengan Perayaan Ekaristi, Pegurus API Reinha dilantik di Hadapan Bunda Maria

Pengenaan baret kepada para pengurus sebagai simbol dimulainya tanggung jawab bersama

Home » Berita » Dengan Perayaan Ekaristi, Pegurus API Reinha dilantik di Hadapan Bunda Maria

KUPANG – Badan Pengurus Aktivitas Pendalaman Iman (API) Reinha Rosari Periode 2025/2026 resmi dilantik dalam Perayaan Ekaristi yang dirangkaikan dengan Dies Natalis ke-46 organisasi, Kamis 15 Januari 2026 Pukul 20:00 Wita, di Aula Kantor Wilayah Ketenagakerjaan Nusa Tenggara Timur.


Pelantikan ini menandai dimulainya masa bakti kepengurusan baru sehingga perlu mendapat legalitas secara sakramentil yang berlandaskan 3 pilar pembinaan yakni kristianitas, Fraternitas dan Intelktualitas pelayanan.


Pelantikan dipimpin oleh Pastor Moderator API Reinha Rosari, RD. Deodatus D. Parera, yang secara pastoral dan organisatoris memiliki legalitas untuk melantik anggota maupun pengurus organisasi.

Pelantikan dilaksanakan setelah kotbah (homili) sebagai bagian dari ritus perutusan pelayanan dalam Perayaan Ekaristi, sehingga kepengurusan dipahami sebagai panggilan untuk melayani, bukan semata-mata amanah struktural.

Dalam rangkaian pelantikan tersebut, dibacakan Surat Keputusan tentang penetapan Mandataris Periode 2025/2026 yang telah ditetapkan melalui Rapat Paripurna Anggota (RPA) pada 5 Desember 2025.

Pembacaan keputusan ini menegaskan legitimasi mandat organisasi yang diberikan oleh forum RPA kepada mandataris untuk membentuk dan memimpin kepengurusan baru.



Mandataris terpilih selanjutnya membacakan komposisi Badan Pengurus API Reinha Rosari Periode 2025/2026, yang mencerminkan kehadiran kepemimpinan kolektif serta kesinambungan kaderisasi dalam organisasi.


Dalam keputusan tersebut, menegaskan bahwa Kepengurusan mulai menjalankan tugas dan tanggung jawab setelah setelah dilantik dalam perayaan Ekaristi diharapkan mampu mengemban tanggung jawab bersama dalam menggerakkan roda organisasi ke depan.


Dalam suasana liturgis yang khidmat, para pengurus menyatakan komitmen melalui pengucapan sumpah atau janji di hadapan Tuhan dan Bunda Maria Reinha Rosari, disaksikan oleh para saksi serta undangan yang hadir.

Janji tersebut menjadi pernyataan kesediaan untuk menjalankan tugas dengan setia, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai dasar API Reinha Rosari dalam setiap pelayanan.

Dalam kotbahnya, RD. Deodatus D. Parera menegaskan bahwa tanggung jawab kepemimpinan harus dijalankan dengan sikap batin yang benar. Ia mengingatkan para pengurus agar menjadikan pelayanan sebagai roh utama dalam berorganisasi.


“Jadilah pengurus yang sederhana dan rendah hati dalam pelayanan. Jangan menyalahgunakan tanggung jawab dan wewenang, karena setiap amanah yang dipercayakan akan dipertanggungjawabkan kepada Tuhan dan Bunda Maria Reinha Rosari,” ujarnya.


Pelantikan ini juga ditandai dengan pemberkatan atribut organisasi sebagai simbol peneguhan mandat pelayanan. Pastor Moderator mengenakan atribut kepemimpinan berupa baret dan gordon kepada Ketua Umum terlantik sebagai tanda penerimaan mandat.



Selanjutnya, Ketua Umum terlantik meneruskan pengenaan baret kepada para pengurus sebagai simbol dimulainya tanggung jawab bersama dalam menjalankan kepemimpinan organisasi.

Momentum pelantikan yang dirangkaikan dengan Dies Natalis ke-46 ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang API Reinha Rosari dalam membina kader lintas generasi.

Dengan kepengurusan baru, organisasi ini diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyiapkan langkah-langkah strategis menuju pesta emas 50 tahun API Reinha Rosari.+++goe/klemens

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *