Perseftim Dipastikan Absen Pada ETMC Rote Ndao 2023

SULUH NUSA, LARANTUKA – Ketua Askab Flores Timur, Yos Tua Dolu memastikan Perseftim bakal absen pada perhelatan EMTC di Rote Ndao 2023.

 

Kepastian ini lantaran, Perseftim belum membayar denda atas sanksi Asprof PSSI NTT akibat ulah oknum suporter Laskar Lewotanah di Gelora 99 Lembata kala itu.

 

Turnamen Liga 3 El Taria Memorial Cup (ETMC) XXXII bakal digelar 18 Agustus 2013 mendatang dan Persatuan Sepakbola Flores Timur (Perseftim) dipastikan tidak akan berpartisipasi pada gelaran sepakbola paling bergengsi di NTT itu.

 

Hal ini tertuang dalam surat Askab PSSI Kabupaten Flotim dalam surat yang ditujukan kepada Ketua Asprov NTT.

 

Dalam surat bernomor 05 / ASKAB – PSSI / FLT / VI / 2023, perihal permohonan maaf itu menyebutkan merujuk salinan Keputusan Komisi Disiplin Asprov NTT nomor 002/Komdis/Asprov PSSi NTT/B/X/2023 tanggal 29 Oktober 2022, tentang sanksi yang diberikan kepada tim perseftim Flores Timur dalam pelanggaran disiplin supporter tim.

 

“Sesuai perihal surat, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya bahwa tim perseftim Flores Timur tidak dapat membayar sanksi dan selanjutnya tidak dapat mengikuti liga 3 ETMC ke XXXII di Kabupaten Rote Ndao tahun 2023”, tulis pernyataan dalam surat yang ditandatangi oleh ketua Askab PSSI Flores Timur, Yoseph Tua Dolu, SP, yang salinannya diterimah SuluhNusa.Com, 1 Agustus 2023.

 

Lebih lanjut dalam surat tertanggal 31 Juli 2023 tersebut Askab PSSI Flotim memandang kejadian kisruh supporter saat pertandingan Perseftim vs Perse Ende menjadi pelajaran berharga untuk tidak lagi terulang diwaktu mendatang.

Surat Permohonan Maaf dari Askab PSSI Flores Timur(Ist)

Permohonan maaf ASKAB Flotim ini dilakukan, pasalnya, sejak peristiwa naas oleh suporter Perseftim Flores Timur pada perhelatan ETMC Lembata 2022 silam saat Perseftim berhadapan dengan Perse Ende dibabak Perempat Final sehingga pihak ASPROV PSSI NTT memberi sanksi materi terhadap Askab Kabupaten Flores Timur dengan denda Rp 50 juta. Denda tersebut tidak dapat dilunasi dalam jangka waktu 3 bulan sejak diberlakukan..

 

Hingga batas akhir jangka waktu pembayaran denda, Askab Flotim belum memenuhi permintaan dari Asprov NTT tersebut yang mengakibatkan Perseftim gagal bertanding di ETMC Rote Ndao. +++goe.t/sandrowangak

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *