Besok Persami vs Persebata, Ini Doa Dari Rahim Yang Melahirkan Kembar Luis-Cesar

SULUHNUSA, LEMBATA – Sangat senang melihat mereka dua bisa bermain bagus untuk Lembata. Selama mereka bermain bola, mama tidak lupa berdoa. Mama harap Persebata bermain lebih baik lagi.

 

Ungkapan ini adalah doa dari rahim yang melahirkan kembar Persebata Lembata, Luis dan Cesar.

 

Publik Lembata bahkan NTT pasti kenal dengan pemain kembar ini. Keduanya satu tali pusat yang lahir dari rahim seorang ibu yang bernama Margareta Maga.

 

Gelaran Liga III Zona NTT, ETMC 2022 Lembata memasuki babak delapan besar. Besok kaga pembuka pkl. 07.00 di gelora 99, akan berhadapan Persami vs Peersebata Lembata. Ada doa tulus dari rahim yang melahirkan kembar, pemain Atom Muruona yang menjadi punggawa Persebata di ETMC.

 

Adalah Arndus Nely dan Margareta Maga adalah sepasang suami istri yang setia menonton pertandingan Persebata Lembata melawan PS Malaka.

 

Sesekali, pasangan paruh baya ini, terlihat khusuk dalam doa, meski GOR 99, Senin,19 September 2022, riuh redah oleh suara ribuan penonton.

 

Saat itu, Persebata sedang berjibaku melawan PS Malaka. Juara bertahan El Tari Memorial cup ke 30 tahun 2019 itu memaksa Persebata bermain extra time atau Perpanjangan waktu, 2×15 menit dengan skor 2-2. Adu pinalti pun terpaksa dilakukan sebab Kedudukan masih imbang. Persebata pun unggul dalam adu pinalty yang berakhir dengan skor 4-5 melawan PS Malaka

“Sangat mendebarkan. Kami hanya berdoa agar Lembata mampu keluar dari kemelut dan memenangkan pertandingan,” ungkap Arnoldus Nely.

 

Pria paruh baya ini adalah ayah kandung dari pencetak gol Persebata, Luis Making. Arnoldus juga merupakan ayah kandung Cesar Making, warga asal Desa Muruona, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata.

 

Tidak banyak komentar keluar dari ayah duo striker Persebata itu. Cesar Making tercatat telah mencetak dua gol hingga memasuki 8 besar ETMC.

 

Luis adalah adik serahim dengan Cesar Making.

 

“Keduanya lahir di Desa Muruona, Kecamatan Ile Ape, tanggal 27 April 2000. Cesar duluan lahir selang beberapa menit kemudian baru Luis. Saat kakaknya Cesar ini diminta oleh dinas Pendidikan Provinsi NTT untuk ikut sekolah bola, Luis juga mau ikut. Kami dua bapa selalu dorong agar mereka ikut sekolah bola saja di Kupang,” ungkap Margareta Maga, ibunda Cesar dan Luis.

 

Margareta mengaku selalu mendoakan, mendukung, memotivasi dua puteranya agar tampil baik pada setiap pertandingan.

 

Sebelumnya, dalam waktu normal, asist Manches yang lolos dari hadangan bek PS Malaka, menyarangkan bola ke gawang melalui sepakan dari sudut sempit hingga menyamakan kedudukan dengan skor 1-1.

 

Sedangkan Luis menambah keunggulan Lembata menjadi 2-1. Selang satu menit saja PS Malaka menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Adu pinalti pun dimenangkan setelah dua dari Lima penendang PS Malaka membentur tiang, satu tendangan lagi berhasil ditepis penjaga gawang Persebata, Rino Namang.

 

Kiper kedua itu dimasukan coach Hasan Haju setelah menarik kiper utama Persebata, Yulius B. Betekeneng

 

“Sangat senang melihat mereka dua bisa bermain bagus untuk Lembata. Selama mereka bermain bola, mama tidak lupa berdoa. Mama harap Persebata bermain lebih baik lagi,” ungkap Ibunda Cesar dan Luis.

 

Ia yakin Persebata akan sampai ke Final dan menjadi juara.

 

“Saya yakin Lembata sampai final dan juara karena tuan rumah ETMC,” ungkap Margareta.+++hosea

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *